Minggu, 13 Januari 2019

Mencari dan Mengolah Sayur Genjer

subscribe kami di Youtube
Mewalik Jaya

Bahan pangan bukan hanya sawi, terong, tomat, atau sayuran lain yang ada dipasar

Masih banyak tanaman yang tumbuh disekitar bisa untuk kita konsumsi

Contohnya adalah tanaman genjer, tanaman yang sering dianggap gulma ini sudah mulai dilupakan orang

Padahal jaman dulu genjer sering dikonsumsi masyarakat Indonesia

Bisa kita runut kembali lewat lagu Genjer, lagu yang dulu sempat dipopulerkan oleh Adi Bing Slamet lalu dijadikan lagu partai PKI

Lagu tersebut menceritakan kondisi rakyat ketika penjajahan Jepang yang serba kesusahan, rakyat Indonesia mencari, mengkonsumsi, dan menjual tanaman genjer dari sawah

Sialnya karena lagu tersebut diidentikkan dengan PKI maka sampai sekarang kita jarang mendengarnya lagi

Sayur genjer ini juga sudah jarang kita temui dipasar karena semakin berkurangnya lahan sawah dan banyak petani yang memakai obat-obat kimia untuk membasmi gulma

Padahal menurut cerita ibu dan nenek saya, sayur genjer ini rasanya tak kalah lezat dibanding sayur konsumsi lainnya

Jadi siang ini saya akan mengajak anda untuk mencari genjer dan mengolahnya menjadi masakan yang siap disantap


genjer sering kita temui di pematang sawah setelah masa panen
anda bisa lihat tanaman hijau cerah disepanjang bekas bajakan tanah
itulah genjer yang kita cari

ini dia genjer atau Limnocharis Flava

bisa dengan mudah kita identifikasi dengan bungannya yang kuning

dan daunnya yang berbentuk segitiga
daun muda dan bunganya bisa kita masak semua

jangan sampai salah dengan tanaman eceng padi ya
bentuknya mirip sekali dan sering tumbuh dilokasi yang sama juga

bunga eceng padi berwarna biru cantik kayak gini

daun eceng (kanan) lebih kecil, tebal, dan hijau tua
walaupun sama-sama bisa dimakan, kita akan mencoba mengolah yang genjer dulu

perbedaan bunga eceng dan bunga genjer
yang kuning itu bunga genjer, yang biru bunga eceng

untuk anda yang pertama kali makan sayur liar
saya sarankan untuk mencari referensi dari orang yang lebih pengalaman
dan referensi dari buku, ini adalah buku Si Hijau Yang Cantik
buku terbitan 1984 dari Gramed yang mengulas aneka sayur asli Indonesia

didalamnya ada sedikit ulasan tentang genjer

ada fotonya juga, jadi kita sudah tidak ragu kalau genjer ini bisa dimakan yaaa....

saatnya mengolah sayur genjer untuk lauk makan siang

tumis-tumis sebentar

lauk makan siang kita sudah jadi
tumis sayur genjer dan putih telur!
tekstur genjernya mirip bayam, lembut dan enak sekali ketika kita kunyah
cocok untuk pengganjal perut ditanggal tua ha3x

1 komentar:

  1. numpang promote ya min ^^
    Bosan tidak tahu mau mengerjakan apa pada saat santai, ayo segera uji keberuntungan kalian
    hanya di D*E*W*A*P*K
    dengan hanya minimal deposit 10.000 kalian bisa memenangkan uang jutaan rupiah
    dapatkan juga bonus rollingan 0.3% dan refferal 10% :)

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...