Minggu, 11 Februari 2018

Jalan-Jalan ke Kebun Ibu Ana

subscribe kami di Youtube
Mewalik Jaya

Jalan-Jalan ke Kebun Organik St. Pignatelli
Jalan-Jalan ke Kebun Gizi Ngemplak Sutan Solo (4)
Jalan-jalan ke Kebun Ibu Olive
Jalan-jalan ke Kebun Cabai Hias Bapak Shemmy
Cat Village Urban Farming

Beberapa waktu kemarin komunitas Respect Other yang sering melakukan kegiatan sosial, berkumpul bareng disalah satu rumah anggotanya

Belajar Menanam Bersama "Respect Others" di RSJ Solo
Workshop Tanah Liat Bersama Komunitas Respect Others




Di rumah ibu Ana daerah Gentan Sukoharjo

Kumpul-kumpul sambil ngobrol santai dan membawa masakan rumah masing-masing untuk dinikmati bersama

Kegiatan seperti ini perlu, karena anggota RO rumahnya berjauhan dan hanya komunikasi via WA

Supaya semakin akrab maka diadakan kegiatan sederhana, masak atau makan bareng seperti ini

Ibu Ana ini selain aktif di kegiatan sosial juga hobi berkebun, didepan rumahnya ditata rapi berbagai pot tanaman hias maupun sayur

Mari kita melihat cantiknya kebun ibu Ana

ini adalah kondisi rumah kebanyakan bagi pencinta urban farming
tanah hampir tidak ada, semua sudah dipaving atau disemen
menanam tanaman yang besar-besar susah, karena rumah berhimpitan dengan tetangga
tapi ibu Ana masih bisa menanam dengan memanfaatkan pot dan botol mineral bekas


pohon bonsai menyambut dengan ramah ketika saya masuk ke kebun

yang ditanampun tanaman yang berguna bagi dapur sehari-hari
cabai rawit

ada juga cabai habanero
cabai impor yang terkenal karena kepedasannya

cabai habanero yang sudah matang
walaupun bentuknya kecil seperti ini tapi pedasnya luar biasa lo

okra hijau muda, ukuran segini sudah bisa kita masak
kalau terlalu tua malah keras
tapi jangan khawatir, okra yang tua dipotong-potong lalu direndam ke gelas berisi air putih
diamkan semalam, dan airnya kita minum
air rendaman okra ini cocok untuk therapy penderita diabetes

terong lalap 

terong putih yang dibiarkan menua sampai berwarna kuning
terong ini dibiarkan tua karena mau diambil bijinya
saya sarankan untuk anda, menyimpan biji sayur sendiri agar tidak tergantung ke pabrik benih

pohon gedi, tanaman dari Indonesia bagian timur
pucuk dan daun mudanya bisa dimasak, rawan serangan serangga

pohon zodia, tanaman ini mengeluarkan bau khas
yang bisa mengusir nyamuk 

katuk, pohon tahunan yang bisa dipanen daunnya terus menerus
cara menanamnya mudah sekali, tinggal potong batang tua lalu tancepin ke tanah

pohon jintan, baunya khas sekali, bijinya untuk bumbu memasak
mudah tumbuh dengan stek atau biji

untuk penyemaian ibu Ana memanfaatkan gelas air mineral bekas
ditaruh dikeranjang plastik, jadi mudah dipindah jika ada hujan lebat

timun

bayam merah dan bayam hijau

kangkung
sepertinya sudah harus dipanen  ini ya hehe

pandan, cocok untuk memasak kolak
atau taruh selembar daunnya ketika menanak nasi
nasi anda akan berbau wangi dan menambah nafsu makan


lidah buaya, bermanfaat untuk mengobati luka, perawatan kulit dan rambut

kumis kucing
sering dijadikan obat herbal

ibu Ana (kanan) sedang sibuk memotong batang Gedi
untuk dibagi-bagi ke teman lain, horeee!!

selain tanaman diatas, ibu Ana juga punya beberapa koleksi cabai unik
ini adalah cabai gendot


cabai gendot khas Dieng ini pedas sekali
lumayan saya dapat satu buah untuk dicicipi hi3x
makasih bu Ana

setelah puas berkeliling kebun
saatnya ke acara utama, makan siang bareng!!

karena tiap orang membawa makanan dari rumah sendiri
jadi menunya campur aduk he3x 
ada gembus, tumis labu, donat, telor asin, dll


setelah selesai makan dan ngobrol santai
kami sempatkan dulu untuk foto bersama
terima kasih ibu Ana atas waktu dan makan siangnya kali ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...