Minggu, 19 November 2017

Rumah Baca Teratai Sangkrah Solo


Kelurahan Sangkrah adalah salah satu kawasan di Solo yang mempunyai populasi warga terpadat

Lokasinya yang berdekatan dengan jantung ekonomi dan budaya (keraton) Solo membuatnya menjadi kawasan idola para pekerja untuk menetap

Rumah-rumah warga saling berhimpitan satu sama lain, gang-gang sempit, dan warung-warung kecil menghiasi sepanjang jalan kampung

Tingkat kepadatan penduduk yang tinggi ini juga menyebabkan tingginya masalah sosial, kekerasan, premasnisme, dan judi bukan hal yang asing lagi kita dengar

Kawasan ini juga menjadi salah satu inspirasi saya dalam membuat tulisan sebelumnya

Membuat Vertikultur PVC Bekas


Saya sering berkata kepada teman-teman agar menanam pangan sendiri, memproduksi pangan kita sendiri



Tapi sepertinya saya lupa, saya bisa berkata seperti itu karena saya beruntung masih mempunyai lahan kosong untuk ditanami bahan pangan

Saya baru sadar ketika berkunjung kerumah teman saya ditengah kota, ketika masuk gang demi gang saya melihat wajah Solo yang padat penduduk

Rumahnya sempit-sempit, bahkan halaman depan untuk parkir motor pun tak ada

Seketika timbul pertanyaan dari dalam diri "Mau menanam bahan pangan dimana kalau lahan saja tidak punya?"


Benar sekali, rumah teman saya tersebut berada di kawasan Kelurahan Sangkrah

Tapi beberapa pemuda Kelurahan Sangkrah tidak menyerah begitu saja, mereka ingin merubah kampung mereka menjadi lebih baik dan positif bagi perkembangan anak dan remaja penerus generasi selanjutnya

Adalah Rumah Baca Teratai Sangkrah, perpustakaan kampung yang dibangun bersama oleh pemuda dari kampung Dadapsari Sangkrah

Awalnya Rumah Baca ini memakai pos ronda sebagai lokasi, dan menyediakan buku yang bisa dibaca untuk umum

Semakin lama dan semakin berkembang, maka aneka kegiatan positif telah diselenggarakan disini



Seperti pelatihan membatik, mural kampung, edukasi kesehatan, workshop photography, dan berbagai kegiatan positif lainnya yang didokumentasikan dengan rapi dan bisa anda lihat di http://rumahbacasangkrah.com

Ketika Hari Literasi Dunia atau disebut juga Hari Buku Sedunia area Soloraya diadakan di Rumah Baca Sangkrah, saya berkesempatan berkunjung langsung kesana

Hari Literasi Dunia bertujuan untuk mempromosikan aksara sebagai alat untuk pemberdayaan individu, komunitas, atau masyarakat

Atau lebih singkatnya, untuk mengajak generasi muda agar lebih giat membaca

alamat Rumah Baca Sangkrah adalah 
Rt3/4 Sangkrah, Pasr Kliwon, Surakarta
atau lebih mudahnya terletak dibelakang Luwes Loji Wetan, 
anda tinggal masuk jalan belakang Luwes Loji Wetan
dan bertanya kepada warga sekitar lokasi Rumah Baca Sangkrah


ketika saya datang, acara sudah dimulai
warga sudah banyak berkumpul dilokasi untuk mengikuti acara Hari Literasi Dunia

kemeriahan anak-anak mengikuti berbagai kegiatan Hari Literasi 
yang diadakan Rumah Baca Sangkrah bekerjasama dengan LSM Lion
Mas Danny baju hitam adalah salah satu pengurus Rumah Baca Sangkrah
karena sibuk mengurus acara, saya hanya berkesempatan ngobrol 5 menit
tapi 5 menit itu saya sangat terkesan sekali, mas Danny sangat ramah, menerangkan
 sejarah Rumah Baca ini dan menjelaskan visi misi kedepannya

deretan buku perpustakaan
seharusnya ruangan ini adalah ruang perpustakaan, tapi sementara dipakai dulu 
untuk acara Hari Literasi

sementara diruang sebelah diadakan diskusi tentang motivasi anak-anak dalam menggapai cita-cita

untuk menunjang segala kegiatanya Rumah Baca Sangkrah juga mempunyai bidang usaha sendiri
seperti design dan produksi baju, aneka kerajinan tangan, seperti kerajinan bebek ini
yang memanfaatkan limbah bonggol bambu untuk diubah menjadi hiasan

karena penuhnya warga memenuhi Rumah Baca, saya tidak sempat berkeliling 
melihat sudut-sudut Rumah Baca
tapi sekilas saya melihat disii juga punya kandang kelinci dan kolam ikan lele
mungkin selain sebagai media belajar anak-anak, hasil budidayanya juga dikonsumsi

dokumentasi berbagai kunjungan pejabat ke Rumah Baca Sangkrah

siang hari jam 11 acara Hari Literasi sudah selesai
(karena telat saya hanya melihat pembagian hadiah melukis dan lomba pengetahuan hi3x)
anak-anak dan relawan dari Lion Club berkumpul bersama

bersama mas Fuad salah satu relawan Rumah Baca Sangkrah yang mengundang saya ke tempat keren ini

mural karya teman-teman di Rumah Baca Sangkrah
menghiasi dinding sepanjang jalan kampung

cantik sekali bukan?

yang ini menarik, mural peta lokasi Rumah Baca Sangkrah ha3x

oh iya saya lupa Rumah Baca Sangkrah terbuka untuk umum
anda bisa berkunjung kapan saja kesana dan jika mempunyai 
buku tidak dibaca silahkan donasikan kesana 
agar bisa dibaca oleh adik-adik penerus bangsa kita


capek dan takjubnya saya keliling kampung ini
ijinkan saya menyantap roti suguhan dari Rumah Baca Sangkrah
hap!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...