Minggu, 01 Oktober 2017

Menanam di Bumi Laweyan Bersama Tales dan Gropesh Solo



Kali ini kita akan bergabung dengan Gropesh dan Tales untuk menanam di kelurahan Bumi, kecamatan Laweyan, Surakarta

Seperti yang sudah sering saya ulas sebelumnya, komunitas Tales atau Tanam di Lahan Terbatas adalah komunitas yang terdiri dari berbagai macam pencinta tanamanan

Komunitas Tales -Tukar Sampah Dengan Bibit Tanaman (Hari Bumi 2017)
Kopdar Tales (Berkunjung ke Budidaya Tanaman Karnivora Solo)

Sementara Gropesh Solo atau Gerakan Orang Muda Peduli Sampah dan Lingkungan Hidup adalah gerakan yang di Solo diketuai oleh ibu Denok Marty Astuti

Gropesh sendiri sudah sering mengadakan pelatihan dalam mengolah sampah menjadi barang bermanfaat, dan juga mengadakan pameran karya-karya hasil olahan mereka sendiri

https://gropesh.wordpress.com/
Ayo Mulai Peduli Sampah Bersama Komunitas Gropesh
Pegiat Lingkungan Solo: Kita Adalah Penjajah Ibu Pertiwi

Dari sepengetahuan saya dalam beberapa tahun terakhir, Gropesh adalah gerakan yang paling aktif mengadakan penyuluhan atau workshop kepada sekolah, instansi, maupun masyarakat Soloraya

Dan sekarang 2 komunitas ini akan berkerja-sama untuk menghias kelurahan Bumi agar menjadi semakin cantik, dengan memanfaatkan sampah botol mineral yang telah disulap menjadi pot

Didakan hari minggu pagi, Gropesh, Tales, dan warga berkerja bakti untuk menghijaukan kelurahan Bumi

lokasi menanam kali ini
diadakan tepat dibelakang kantor kelurahan Bumi, Laweyan

para ibu dan bapak warga kelurahan bumi
dibantu Gropesh dan Tales mulai menanam botol air mineral bekas dengan tanaman hias


seperti yang sudah saya singgung sebelumnya
Gropesh sangat konsen tentang pemanfaatan ulang sampah
mereka sangat ahli merubah sampah menjdi tas, dompet, dan benda lainnya 
kali ini yang dimanfaatkan Gropesh adalah botol bekas air mineral

dicat dengan berbagai warna, dilubangi, diisi tanah dan tanaman hias

karena nanti botol-botol ini akan ditempel sepanjang jalan kampung
tanaman yang dipakai adalah tanaman hias yang relatif lebih awet 
dan tidak membutuhkan perawatan intensif dibanding sayur

suguhan dari warga kelurahan Bumi untuk menemani kegiatan menanam kali ini
ada kacang rebus, ubi, pisang rebus, kue-kue khas pasar lokal

mari istirahat sebentar dulu
makan kue yang lezat ini!

skip..skip...setelah semua botol selesai ditanami maka tinggal dipaku ke tembok-tembok kampung
begini jadinya, bagus kan?
sebelah bawah bisa anda lihat ada berbagai macam sayur yang ditanam warga secara mandiri

lorong-lorong kampung yang dulunya sepi dan kosong
kini menjadi hijau dan semarak dengan botol-botol berisi tanaman hias

aduh...kubisnya menggiurkan sekali bukan?

tanaman toga yang dirawat oleh warga kelurahan bumi
kalau tidak salah ini jahe, lengkuas, dan kunir ya? maaf gak hapal he3x


SDN Bumi pun tak luput dihias oleh warga dengan tanaman hias

berbagai bunga yang menghiasi depan rumah-rumah warga
kamboja jepang

krisan

masih krisan lagi

sebelum pulang, mampir dulu membeli nasi liwet yang mojok di sudut kelurahan bumi

bagus kan kegiatan warga disini? jangan mau ketinggalan
mari hias kampung kita dengan berbagai tanaman supaya indah dan bermanfaat!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...