Senin, 10 Juli 2017

Jalan-Jalan ke Batik Kayu Taruntum Bayat Klaten

Batik kain pasti anda sering melihatnya, mungkin juga sekali-dua kali berkunjung ke pabrik batik kain

Tapi bagaimana kalau batik kayu?

Yup ternyata batik bisa juga diaplikasikan ke media kayu



Kali ini saya dan ibu-ibu Respect Other berkunjung dan belajar ke pusat batik kayu di daerah Bayat Klaten

Lokasinya agak jauh dari tengah kota Klaten, sekitar 2jam kalau dari Solo

Walaupun desa Jarum ini termasuk desa wisata batik, sepanjang jalan saya tidak menemui papan petunjuk sentra batik kayu ini



Saya sarankan anda mengajak teman yang sudah hapal daerah Klaten, dan jangan segan untuk bertanya lokasi ke warga sekitar

Mereka dengan senang hati akan menunjukkan lokasi workshop batik kayu ini


setelah muter-muter dan bertanya ke warga, akhirnya kami sampai juga ke lokasi
workshop batik Taruntum milik Pak Wiyono yang berdiri sejak tahun 2000
alamatnya Pendem rt1/6, Desa Jarum, kec Bayat, kab Klaten 

workshop ini memproduksi batik kayu dengan berbagai aplikasi
ada mainan anak-anak, mangkok, topeng, gantungan kunci, patung, hiasan, pintu, dll
contohnya adalah mainan dakon seperti ini

mainan tradisional yang diproduksi pun sudah diberi sentuhan modern
seperti dakon tadi yang diberi engsel dan bisa dilipat seperti ini untuk dijadikan pajangan berbentuk hewan
cantik bukan ^_^


mangkok buah
jangan khawatir bahan pewarna batik disini sudah memenuhi standar food grade
jadi aman untuk dijadikan mangkok makanan atau mainan anak-anak

topeng etnik

setelah melihat beberapa produk batik kayu, sekarang kita mengintip sedikit ke bengkel produksi batik Taruntum
proses pembatikan semua manual dan memakai alat-alat yang sama seperti proses batik kayu

kayu yang dipakai adalah mahoni, karena warnanya putih bersih jadi mudah dibatik
topeng kayu yang dalam tahap pertama pembatikan

setelah proses ini topeng akan dicelup pewarna dan dibatik lagi
diulang beberapa kali sampai mencapai motif batik yang diinginkan

supaya tidak penasaran maka pak Wiyono mempersilahkan kami untuk mencoba 
membatik kayu sendiri
tentu tidak memakai bahan topeng atau patung, tapi memakai suvenir kecil-kecil dulu
gak enak juga kalau merusak dagangan orang hi3x

tahap pertama kami harus menggambar pola atau motif batik dahulu memakai pensil
ini adalah pola bunga seadannya diatas tatakan cangkir

setelah motif memakai pensil jadi, selanjutnya kita timpa motif tadi dengan lilin batik

pelan-pelan dan harus berhati-hati agar lilin bisa rapi dan tidak goyang kesana-kemari
susah juga loo....

setelah proses pembatikan dengan lilin selesai
sekarang kita beri warna dengan warna alami


sementara itu pak Wiyono menyiapkan tungku untuk merebus batik kayu karya kita

setelah diberi warna sesuai keinginan, hasil karya kita dicelup dulu dengan air bersih
untuk memunculkan warna yang lebih alami

dijemur matahari dulu sampai kering


dicelup sekali lagi dengan perwarna khusus

agar warna yang dihasilkan terkesan vintage atau antik


setelah itu masuk proses perebusan, suvenir yang sudah dibatik dan diwarna
dicelup ke air mendidih agar lapisan lilin meleleh dan meninggalkan pola sesuai yang diinginkan

ibu-ibu RO sibuk mengambil foto selama proses 

setelah selesai direbus maka tinggal dikeringkan

begini bentuk jadinya

batik kayu karya team RO!

sambil istirahat, minum dan makan 
para ibu-ibu sibuk menawar cinderamata batik kayu untuk dibawa pulang
mumpung dari produsen langsung, lebih murah! 

ini kartu nama pak Wiyono jika anda tertarik berkunjung atau membeli hasil batik kayu beliau

selesai sudah belajar batik kayu hari ini
foto bersama dulu sebelum pulang, say cheseeee...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...