Kamis, 20 April 2017

(Berkunjung ke Farm Sebelah) Cat Village Urban Farming

subscribe kami di Youtube

Berkunjung ke Farm Sebelah: Kebun Adi Wibowo
(Berkunjung ke Farm Sebelah) Budidaya Jamur Bapak Anwar
Berkunjung ke Farm Lele Sebelah
Jalan-jalan ke Kebun Mas Angga Rustam Rinjaya

Sudah lama saya tidak melanjutkan seri menulis "Berkunjung ke Farm Sebelah"

Kali ini kita akan ke Cat Village Urban Farming mas David Widyatmojo di Kampung Sewu Solo

 anda bisa add fb mas david jika mau berkunjung ke urban farm beliau

Mas David membangun kebun sayur organik dirumah untuk konsumsi pribadinya

Walaupun luas tanah kosongnya tidak seberapa besar, tapi mas David dengan kreatif membuat vertikultur untuk mensiasati keterbatasan lahan

Sayur ditanam keatas dengan bantuan pralon pvc dan rak besi

Sementara cabai, terong, okra ditanam dipot

Tanaman dibesarkan tanpa campuran pestisida maupun pupuk kimia pabrikan

Memakai kompos, tanah, dan air kolam ikan (aquaponik), ini adalah sistem urban farming organik paling padat dan teratur yang pernah saya lihat

Yuk kita intip!


begitu lewat depan rumah kita sudah disambut oleh tanaman okra yang begitu subur



masuk gerbang kita akan melihat instalasi vertikultur yang berisi berbagai sayur

ada sawi sendok, sawi jepang, seledri, kangkung, dll

puluhan pot kangkung yang siap panen
bayangkan anda bangun tidur, membuka pintu rumah, menghirup segarnya udara pagi hari dan disambut deretan kangkung segar depan rumah
hidup yang indah!

untuk pengairan vertikultur mas David menggunakan pompa kecil, air dialirkan sepanjang pvc dan dikembalikan lagi ke tong penampungan
air yang digunakan tanpa campuran nutrisi pupuk kimia pabrikan
ditambah ikan agar tidak ada jentik nyamuk yang berkembang biak (kotoran ikan juga berfungsi sebagai pupuk tambahan)

kombinasi tanah+kompos+air ikan sudah cukup untuk membesarkan sayur dimasing-masing pot
tidak usah beli nutrisi kimia pabrikan lagi, tidak usah mengatur ppm, ph, suhu, dll
murah, praktis, hemat, dan sehat!

siapa mau kangkung organik segar???

untuk penyemaian mas David tidak menggunakan tray semai
tapi memanfaatkan styrofoam bekas wadah buah sebagai tempat semai

tentu kekurangannya kita harus mengambil dan memisah satu persatu bibit sebelum dipindah ke pot

ambil bibit dari tanah, pisahkan akar, dan siap untuk ditanam dipot pembesaran

penasaran kenapa namanya Cat Village?
karena mas David adalah pencinta kucing, banyak sekali kucing dirumahnya
anak-anak kucing ini akan mengikuti kemana anda berjalan ketika berkeliling melihat sayur
lucu dan menggemaskan


jika sayur ditanam di vertikultur maka tanaman buah yang agak besar ditanam dibawah dengan pot
seperti cabai keriting ini

jintan


okra hijau

tomat

terong ungu

terong hijau

bunga dari tanaman air
selain sayur, mas David juga menanam tanaman lain agar ekosistem kebunnya terjaga
mengundang kupu dan lebah agar datang menyerbuki bunga cabai atau tomat

tentu ada serangga lain yang datang juga
ulat atau belalang seperti ini, tapi cukup diambil dan diusir satu persatu
tanpa perlu menyemprot obat pestisida

pecahan cangkang telur yang disebar disekitar sayur berfungsi menyuburkqn tanah

oh iya selain membuat vertikultur untuk kebutuhan pribadi
mas David juga membuat instalasi vertikulur untuk warga sekitar

beliau mendapat kepercayaan dari PMI dan Palang Merah dari Swiss
untuk mengenalkan urban farming ke masyarakat sekitar

anda tertarik menanam di lahan terbatas?
silahkan hubungi dan buat janji dengan mas David agar bisa belajar bersama menanam sayur dirumah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...