Rabu, 21 September 2016

Hasrat Tumbuhan (The Botany of Desire)

Selama ini kita selalu berpikir bahwa manusia ada dipuncak ekologis

Kita bebas memilih jenis tumbuhan untuk memenuhi hasrat kita akan pangan, mendomestikasinya, mengatur perkawinannya,  menyebarnya, dan mengambil hasil panennya untuk kepentingan kita sendiri

Tapi pernahkah kita berpikir, bahwa selama ini manusialah yang sebetulnya dimanfaatkan oleh tanaman?

Michael Pollan melemparkan ide menarik ini lewat tulisannya "The Botany of Desire"

Tanamanlah yang sebetulnya memanfaatkan manusia demi kelangsungan hidup spesies mereka dan menggunakan kerakusan manusia sebagai media untuk menguasai dunia

The Botany of Desire

Di dunia tumbuhan tidak semua jenis memiliki sifat unggul, tahan penyakit, atau hidup yang panjang

Tapi beberapa tanaman mampu menghasilkan gen tertentu yang mempengaruhi warna, rasa, atau memproduksi senyawa kimia alami yang membuat manusia kecanduan

Tulip, tanaman bunga asli dari Asia Tengah (Turki dan sekitarnya) yang dibawa dan dikembang-biakkan oleh manusia ke Eropa

20.000.000 (juta!) bunga diperdagangkan tiap hari
1 dari 3 bunga yang dijual diseluruh dunia berasal dari sini

tulip adalah salah satu bunga yang banyak diperdagangkan 
di Aalsmer


Tulip sendiri hampir tidak ada kegunaan praktis yang bermanfaat sebagai persediaan pangan maupun obat untuk manusia

Tapi karena tulip mampu berevolusi menghasilkan warna yang cantik, maka manusia rela menghabiskan milyaran uang untuk membiakkan dan menyebar tanaman ini hingga ke seantero dunia



Ganja tanaman yang berasal dari Asia

Berhasil menyebarkan jenisnya ke seluruh dunia dengan memproduksi senyawa zat tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang membuat manusia kecanduan

Senyawa ini bisa membuka level tertinggi emosi seseorang, kesadaran, juga imajinasi yang lebih dalam

Beberapa sumber menyebutkan bahwa ganja bisa membantu seorang seniman menghasilkan karya yang hebat, sebagai media pengobatan, dan meredakan stres

(pastinya saya juga tidak tahu, karena belum pernah pakai he3x)

Ganja sekarang dimanfaatkan oleh jutaan orang, dan mulai dilegalkan dibeberapa wilayah Amerika Serikat
https://en.wikipedia.org/wiki/Legal_and_medical_status_of_cannabis





Rumput, di alam liar rumput selalu berebut sinar matahari dengan pepohonan  tingggi disebelahnya

Di dunia modern kita dengan sukarela menanam, menyebarkan bijinya, memberi tempat hidup, bahkan menyingkirkan pepohonan demi hamparan rumput hijau didepan rumah

Saya sendiri juga membantu rumput menguasai halaman setiap  rumah di Indonesia dengan menjual benihnya ha3x Jual Benih Biji Sayur Eceran Rp 1.000 Murah


Pertanyaan selanjutnya tentu, apa manfaat yang bisa kita dapat dari konsep pemikiran yang diajukan oleh Michael Pollan ini?

Pertama untuk menyadari posisi kita (manusia) di alam, selama ini kita selalu mengelompokkan manusia berbeda dari makhluk lainnya di bumi

Kita bangga bahwa manusia mempunyai kesadaran sendiri, kemampuan membuat alat, dan berbahasa

Hingga kita tak sadar bahwa hidup kita selama ini dimanfaatkan beberapa jenis tanaman, jagung, kentang, kedelai, ganja, dan beberapa contoh yang telah kita lihat diatas


Setelah melalui evolusi jutaan tahun, tanaman mengembangkan kemampuan biokimia yang rumit dan mengagumkan

Contoh sederhana lain adalah kacang lima, kacang ini mampu melepaskan senyawa kimia alami volatil jika diserang oleh hama kutu

Senyawa tersebut mampu mengundang serangga lain yang akan menjadi predator bagi hama kutu ditubuhnya

Lima beans recruit insect defenders

Kita tidak bisa menganggap bahwa diri kita yang paling sempurna dan canggih di alam ini

Kita harus hidup berdampingan dengan makhluk lain dimuka bumi ini


Kegunaan praktis dari konsep pemikiran ini yang bisa kita praktekkan adalah dalam berkebun, bekerja sama dengan tumbuhan untuk menghasilkan pangan

Dunia pangan sekarang dikuasai oleh segelintir tanaman pangan, jagung dan kedelai terutama

Spesies mereka ada dipuncak kemenangan, hampir semua produk pangan menggunakan campuran jagung dan kedelai


Pemanis buatan, bio ethanol, tahu-tempe, dan bahkan daging ayam dan sapi yang anda makan berasal dari jagung (pakan ternak memakai jagung sebagai komponen terbesarnya)

Dalam berkebun kita tidak bisa menuruti kemauan satu-dua jenis tanaman saja

Menyemprot herbisida dan insektisida agar tomat atau jagung kita tumbuh subur, sementara rumput, serangga-serangga, dan tanaman liar lainnya musnah tak tersisa

Permaculture atau bertani dengan alam memberi contoh yang paling ideal dalam berkebun

Rumput bukanlah hama, ketika kebun anda ditumbuhi rumput itu berarti tanah anda subur

Rumput berguna sebagai penjaga kelembaban, ekosistem alami serangga, dan bisa untuk pakan ternak

Rumput, Apa Manfaatnya?

Yang harus kita lakukan adalah menjaganya agar seimbang, populasi rumput dan tanaman pangan harus seimbang

Jika itu terwujud maka ekosistem serangga yang merugikan dan menguntungkan otomatis seimbang juga, tidak perlu menyemprot pestisida beracun ke tomat atau terong kita

Tidak mungkin?

Ribuan pekebun sudah menjalankannya, dan saya sendiri sudah melaksanakan metode ini selama 3 tahun terakhir

Menanam sayur tanpa membeli pupuk/nutrisi pabrikan, membeli obat pestisida, hormon penumbuh, dll

Hemat dan sehat!


kacang panjang dikebun belakang

tanpa sentuhan bahan kimia pabrikan sama sekali
pupuk pabrikan, hormon, pestisida, dll
cuma memakai kotoran kelinci dan rumput serta dedaunan kering

rumput, semut, lebah, kutu
semua hidup berdampingan menjadi satu ekosistem yang seimbang

hasil panennya memang tak sebanyak jika kita memakai berbagai macam obat kimia pabrikan
tapi cukup dan sehat untuk dikonsumsi keluarga sendiri

5 komentar:

  1. Keren mas.postingan permakultur diperbanyak lagi. Menginspirasi

    Mas, perkembangan padi di pot bagaimana? Sudah panen kah?

    BalasHapus
  2. Keren mas.postingan permakultur diperbanyak lagi. Menginspirasi

    Mas, perkembangan padi di pot bagaimana? Sudah panen kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih om Amiro, diusahakan permaculture
      Masih susah cari bahannya di Indo

      Padi dipot diacak2 kucing, gagal om hehegege

      Hapus
  3. Mas, mau tanya lagi

    1. Percobaan Hugelkulturenya bagaimana perkembangannya? Apakah rantingnya berhasil jadi kompos? Memerlukan waktu berapa lama sampai menjadi hancur?
    2. Mengenai postingan "bertanam gerilya" dan "seed ball", sampai bisa panen gak mas?


    Terima ksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hugelkulture berhasl, agak lama sekitar 2 -3bulan sampai rantingnya hnacur
      Sedd ball gagal karena tanaman tidak terawat om

      Hapus

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...