Selasa, 14 Juli 2015

Menu Hari Ini Jus Wheatgrass/Rumput Gandum

Setelah di postingan terdahulu saya menjelaskan cara menanam wheatgrass atau rumput gandum

semai wheatgrass

Maka kali ini saatnya kita mengolah hasilnya

Sudah jamak rumput gandum dikonsumsi dalam bentuk jus, bahkan saya belum menemui resep lain untuk mengolah rumput gandum

Ada yang suka mengambil sarinya saja tanpa serat rumput gandum (diperas, disaring, dll)

Ada juga yang mengkonsumsi sari rumput gandum dan seratnya sekalian, karena bagaimanapun serat sangat bermanfaat bagi usus kita

Dengan mengonsumsi banyak serat sayur atau buah dalam menu sehari-hari akan melancarkan pencernaan dan pembuangan kita

Dari buku "Makanan Sehat" tulisan dr. Kathleen, makanan yang mengandung serat tinggi memerlukan rata-rata 18jam untuk melalui usus besar, dan 24jam untuk melalui semua proses pencernaan

Sedangkan makanan berserat rendah  memerlukan waktu 72 jam atau bahkan lebih! (astronout Amerika sengaja diberi makanan berkadar serat rendah agar dapat menahan pembuangan sampai 6hari)

Bayangkan mulesnya perut anda tidak bisa buang air besar selama 3hari, badan gak enak, kepala pusing, susah konsentrasi, dll

Dan disetiap kita buang air maka terdapat 20-30% bagian dari feses yang berupa bakteri, dengan lebih cepat kotoran ini dibuang maka tubuh akan lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit

Jadi saya sarankan untuk mengonsumsi rumput gandum ini beserta serat-seratnya




 wheatgrass umur 10 hari
dengan media tanah tanpa pupuk atau nutrisi kimia 


panen pertama kita potong dipangkal
usahakan disisakan sedikit supaya bisa tumbuh lagi

 wheatgrass yang siap dikonsumsi

 seperti yang sudah saya singgung di postingan sebelumnya
wheatgrass yang dibudiyakan ditempat panas akan berdaun pendek, tebal, dan agak liat

 sisa potongan bisa dipelihara lagi untuk panen kedua
dari berbagai referensi disarankan hanya memanen 2 kali untuk tanaman yang sama

 setelah di jus
tanpa tambahan bahan lainnya karena saya ingin merasakan wheatgrass murni

dan rasanya...hmm
tidak berbeda dengan jus sayur lain, rasanya tidak sekuat jus sawi atau selada
hambar, tidak ada rasa khas yang membedakan kalau ini wheatgrass
kalau anda bertanya, saya pribadi lebih suka jus sawi dari kebun saya

5 komentar:

  1. minta ijin tanya sdkt mas Daniel. soal konsumsi rumput gandum, dari yg pernah saya baca rumput gandum ini tidak boleh dkonsumsi seratnya. karena berbeda dgn sapi yg mempunyai beberapa lambung, perut manusia tidak bisa untuk mencerna serat rumput. jadi selama ini saya mengkonsumsi sarinya saja, sedangkan ampasnya saya berikan k kelinci & kolam ikan. kalau mnrt mas Daniel, gmn cara konsumsi wheatgrass yg benar? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. aihh...saya baru kepikiran
      tapi saya sudah konsumsi beserta seratnya berkali-kali aman bu :)

      Kalau pendapat saya mungkin benar manusia tidak ditakdirkan herbivora penuh seperti sapi atau kambing dengan segala organnya, tapi serat dedaunan tetap kita butuhkan sebagai pelancar pencernaan

      Dan saya belum tahu apa ada perbedaan serat di gandum ini dengan serat dari daun-daun tumbuhan lainnya

      Hapus
  2. Ini rumput teki kan pak? saya pernah baca kalau orang2 di korea utara sana mengkonsumsi rumput ini untuk konsumsi sehari hari...

    BalasHapus
  3. Ini rumput teki kan pak? saya pernah baca kalau orang2 di korea utara sana mengkonsumsi rumput ini untuk konsumsi sehari hari...

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukan bu, ini gandum biasa yang bijinya dijadikan roti itu

      Hapus

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...