Rabu, 26 November 2014

Olahan Lele (Abon)

Masih ingat tulisan bulan kemarin tentang anjloknya harga lele?

Bukan tambah membaik tapi harga malah makin menurun

Terakhir dapat info di Solo lele petani cuma dihargai Rp 12.000 perkilo oleh pengepul

Aduhh!! Mana bisa balik modal

Sebetulnya kondisi ini membingungkan

Di satu sisi turunnya harga daging lele berarti makin banyak masyarakat yang bisa membeli daging sumber protein dengan harga murah

Bukankah itu yang selalu diminta masyarakat? Turunnya harga-harga pangan?

Tapi disisi petani hal ini bikin pening, karena harga pakan yang tidak pernah turun, listrik yang masih tinggi (ya, kita perlu listrik untuk memompa air ke kolam) tidak sebanding dengan harga jual yang makin menurun

Kemungkinan ketiga negara ini mengalami deflasi, atau kata lain penurunan daya beli masyarakat yang mengakibatkan harga-harga turun

Jika dibiarkan maka defalasi bisa berakibat buruk, misal, harga lele jatuh, petani gulung tikar, pabrik pakan tutup, karyawan pabrik pakan di PHK, kredit motor macet, perusahaan motor berhenti beroperasi, perusahaan oli-spare part-ban ikut PHK massal

Ujung-ujungnya bisa Krisis Moneter lagi! Dan semua gara-gara harga lele yang turun!

Ha..ha...ha... tentu itu berlebihan, tapi siapa tahu?

Kita jangan pernah menkesampingkan gejala-gejala sedikitpun yang terjadi di pasar

Sejarah mencatat ketika dulu harga Ikan segar naik berkali-kali lipat di Selat Inggris ternyata pertanda akan serangan bala tentara Mongol yang datang menyapu negara Eropa

Saat itu semua kapal nelayan beserta krunya dijadikan armada perang untuk menangkal serbuan Mongol, yang berakibat kelangkaan ikan segar dipasar

Jadi....langkah apa yang harus diambil petani kecil seperti saya disaat seperti ini?

Saya baru kepikiran 2 langkah
  • menjual eceran langsung ke pintu
  • mengolah lagi menjadi produk sampingan
Menjual eceran alhamdulilah sudah berjalan, sedikit demi sedikit mulai terbangun koneksi ke tetangga sebelah, semoga kedepan bisa teap menjadi langganan

Sekarang yang akan saya bahas yaitu mengolah lele menjadi abon, produk olahan yang termasuk digemari, mudah diserap pasar, awet, dan bernilai ekonomis tinggi

 pilih lele ukuran besar lalu dikukus



 setelah dikukus, ambil dagingnya campur dengan bumbu

 goreng sampai garing

 penampakan abon setelah ditiriskan minyaknya

 walaupun belum bisa sempurna mengeringkan minyak
tapi rasanya sudah lumayan, gurih dan sedap
percobaan BERHASIL!

jeroan lele yang sudah dibersihkan dan digoreng
tak kalah sedap lo!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...