Selasa, 18 November 2014

Budidaya Jangkrik

Seakan tak pernah puas

Saya masih mencari budidaya apalagi yang bisa saya kembangkan di tempat sempit

Setelah kemarin budidaya marmut, ayam pedaging, dan cacing

Sekarang saya mencoba untuk budidaya jangkrik

Tujuan utama tetap untuk konsumsi pribadi

Digoreng sebagai sumber protein atau dijadikan pakan ayam

Ketika produksi melimpah baru kita memikirkan untuk dijual dan ditukar dengan selembar kertas yang kita sebut uang

Jangkrik dipilih karena perawatannya yang relatif mudah, pakan hanya sayuran, tidak berbau

Minus tentu saja berisik tiap malam

Jadilah saya memutuskan untuk berbelanja segala kebutuhan budidaya jangkrik

Marii....
 boks plastik harga 40ribuan

 cungkil dulu rodanya

 tutupnya bisa buat wadah air anti semut

 buat tutup kandang jangkrik pakai kardus bekas mie instan
untuk sirkulasi udara pakai kawat kasa

 supaya gampang diselotip+staples kawat ke kardus

 siapkan tanah kedalam boks untuk menjaga kelembaban

 taruh daun kering untuk persembunyian jangkrik
semprot sedikit air supaya lembab

 menuju toko pakan burung untuk membeli jangkrik

 karena masih muda sulit untuk memilih jangkrik jantan dan betina
beli saja yang banyak, nanti pasti tercampur antara jantan dan betina

 2 ribu dapat banyak segini

 masukkan ke boks yang sudah disiapkan

 kasih makan sawi hasil kebun sendiri he3x

jangkrik kelaparan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...