Kamis, 07 Agustus 2014

Pangan Yang Berlimpah

Pernahkah anda berpikir, kenapa orang bisa kelaparan di dunia modern ini?

Padahal teknologi pertanian sudah demikian majunya?

Tanah yang kering, lahan yang tandus sudah bisa diolah untuk dijadikan sumber pangan

Perkebunan, pertanian, peternakan, semua mencapai hasil panen tertingginya

Tapi kenapa masih banyak keluarga kelaparan? Kurang gizi?

Ironis, bagaikan tikus yang mati di lumbung beras

Kenapa?

Sistem perekonomian kapitalis menjelaskan paradoks ini menjadi dapat dipahami

Saudara-saudara kita kelaparan bukan karena kekurangan bahan pangan, tapi karena kekurangan UANG!

Sistem kapitalis bagaikan rimba alam liar

Mereka yang kuat akan mendapat potongan daging lebih besar

Mereka yang lemah, tidak mempunya pengetahuan yang cukup, kekurangan perkakas akan mati terserak di pinggir hutan

Bayangkan banyaknya perusahaan di bidang pangan yang beroperasi sekarang, mereka menghasilkan ribuan ton bahan pangan tiap tahunnya

Bahan pangan yang melimpah!

Tapi pangan yang melimpah ini di suatu titik akan tidak menemui pembelinya

Stok gudang menumpuk, pengusaha merugi!

Mesin-mesin pertanian macet, traktor-traktor masuk parkir, mesin pemeras susu berhenti berjalan

Dan pekerja akan diberhentikan

Pekerja yang satu-satunya sumber penghidupannya dengan menjual tenaga kepada para pengusaha akan kekurangan uang

Tepat saat ini para pekerja akan masuk lubang kemiskinan dan mati kelaparan di tengah melimpahnya bahan pangan!

Grown Your Own Food and Eat It!

tempat pembuangan sampah di salah satu pasar daerah Solo
berkilo-kilo jeruk dibuang hanya karena tidak menemukan pembeli
yang mempunyai cukup uang untuk membelinya

sebagian besar masih bagus dan layak pangan
mungkinkah dibuang untuk menjaga kestabilan harga jeruk dipasar?

2 komentar:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...