Minggu, 24 Agustus 2014

Budidaya Marmut

Ini adalah kelanjutan dari tulisan lebay saya sebelumnya
Hikayat Si Dayang

Setelah mendapat suntikan dana segar dengan menjual motor saya ke rongsokan saatnya membangun proyek saya selanjutnya

Budidaya Marmut!

Kenapa marmut?

Bukan kelinci?

Dulu saya pernah budidaya kelinci Budidaya Kelinci di Rumput , tapi kelinci ternyata mudah sekali stress dan mati

Yang bertahan hidup malah si marmut, dan sudah beranak

Seperti kelinci marmut juga gampang sekali perawatannya, tinggal dikasih rumput tiap pagi dan bekatul di sore hari.

Jangan salah, di Peru sana marmut dijadikan sumber protein utama lo...




Mudah, gak gampang sakit, murah pakannya (rumput liar).....klop dah dijadikan sumber daging untuk keluarga

Langkah pertama tentu membuat kandang untuk marmut, cekibrot!


digambar urek-urek dulu
biar gak salah konstruksi

 setelah perkiraan kebutuhan kayu didapat saatnya belanja

 pilih...pilih....

 bayar dan gotong pulang!

 mulai dipotong-potong

 sudah berdiri rangkanya
hampir mirip kan dengan gambarnya?

 dicat biar awet

 pindah ke lokasi yang teduh

 marmut penghuninya
cepet gemuk eaaaa...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...