Kamis, 31 Juli 2014

Solo Sepeninggal Jokowi (Manahan)

Solo Sepeninggal Jokowi (Manahan)

Tulisan ini masih sambungan dari tulisan saya sebelumnya

Tidak ada yang meragukan keindahan Solo dibawah kepempimpinan Jokowi

Taman-taman dibangun, jalan-jalan dipercantik, pasar tradisional bersolek dengan begitu indah

Tak salah kalau Solo mendapat berbagai penghargaan

http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/07/06/269590852/Ini-Penghargaan-untuk-Kota-Solo-di-Masa-Jokowi

Tapi bagaimana nasib kota saya tercinta ini setelah ditinggal Jokowi?

Silahkan lihat ulasan saya sebelumnya

Solo Sepeninggal Jokowi

Solo Sepeninggal Jokowi (2)

Solo Sepeninggal Jokowi (3)

Hampir 8 bulan lamanya saya mengangkat cerita itu ke blog saya, sampai sekarang pun keadaan taman di Solo tidak banyak banyak berubah

Apakah yang salah?

Infrastruktur sudah begitu sempurna, uang pajak dari rakyat sudah dipergunakan semestinya, tapi seakan ada kekeliruan

Sistem

Sistemnya tidak terbangun

Saya tidak melihat perawatan rutin, bangku atau tanaman yang rusak tidak segera diganti

Petugas kebersihan , Satpol PP, dinas pertamanan tidak bergerak

Lalu bagaimana nasib kota Solo tercinta ini kedepannya?

Rakyat seakan dibuai oleh kesuksesan Jokowi membangun kota Solo

Bagaimana seorang Jokowi merubah kawasan kumuh menjadi taman cantik, mengubah pasar yang kotor menjadi pasar modern dengan gilang gemilang, penghargaan datang silih berganti

Tapi kenapa tidak ada sistem lebih lanjut?

Perawatan, peremajaan, pembaruan dll?

Ah...entahlah
 
 saya liput khusus taman depan manahan
bangku2nya hancur semua

kurang lebih persis seperti ini
bangku taman di manahan dulunya

 sekarang...pecah

 rusak

 bangkunya hilang!

 patah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...