Senin, 30 Juni 2014

Benih Teknologi

Sejak kecil saya senang dengan teknologi

Dulu waktu masih SD saya senang melihat tetangga yang punya mainan baru

Sering saya ikutan mereka nimbrung nonton mainan tamiya atau nintendo, sukur-sukur kalau diperbolehkan pinjam he3x

Sejak diajak ke tempat kerja bapak yang penuh mesin besar-besar saya terkagum-kagum, akhirnya saya memutuskan bahwa jika sudah dewasa akan masuk ke SMK Mesin Industri

Cita-cita itu tercapai juga, saya masuk ke salah satu SMK di Solo

 ini bukan saya

Saya diberi pelajaran bagaimana menggerakkan mesin otomatis, mengenal macam-macam jenis besi, macam-macam alat potong

Dengan penuh hasrat saya belajar bagaimana sebongkah besi dicabik-cabik dan dibentuk  menjadi suatu part yang berguna, satu part yang jika bergabung akan menggerakkan suatu mesin besar lainnya

Sekarang saya tahu bagaimana as roda itu dibuat, bagaimana roda gigi itu dibuat, juga bagaimana sekrup itu dibentuk

Ringkasnya saya diajari bagaimana menggerakkan mesin untuk membuat suatu mesin lainnya, sang mesin pembikin mesin!

Setelah lulus saya bekerja dibagian gambar, mengubah suatu ide menjadi gambar

Menjembatani proses penciptaan suatu barang, menerjemahkan suatu benda yang masih di alam pikir untuk dilahirkan dibagian produksi


Dan ditengah kebisingan pabrik saya melihat itu......


Ada suatu teknologi yang mengatur mesin-mesin itu untuk bergerak, produk kecerdasan manusia yang memerintahkan mesin itu berjalan.

Bahkan lebih dari itu, ada teknologi yang mengatur para pekerja masuk dan keluar pabrik, yang mengatur kapan gaji para pekerja dibagikan, mengatur mereka seperti semut berjalan masuk sarang

Suatu kodrat yang membuat semua pekerja tunduk dibawahnya, suatu kodrat yang berada langsung dibawah perintah sang pemilik perusahaan sendiri

Itulah Sistem

Sistemlah yang mengatur kapan anda harus masuk pabrik, sistemlah yang menghitung berapa gaji anda diakhir bulan, dan sistemlah yang memberikan laporan ke tangan pemilik perusahaan apakah anda layak dinaikkan gaji atau dipecat


Maka saya memutuskan untuk mengambil jurusan Sistem Informasi


Saya belajar bagaimana membuat sebuah perintah yang terdiri dari 2 baris kalimat bisa menggerakkan mesin komputer, membuat rumus untuk menghitung total gaji, membuat suatu struktur untuk mengatur keluar masuk barang di gudang

Dan bermacam-macam lagi hal yang hanya bisa saya impikan waktu kecil


Tapi kekosongan itu datang lagi....

Saya ingin sesuatu yang lebih, sesuatu diatas ini semua, satu hal dasar yang mengatur KEHIDUPAN kita

Bagaimana saya bisa bergerak, bagaimana orang-orang itu bisa hidup, kenapa binatang-binatang itu hidup

Bagaimana ALAM ini berjalan?

Tapi darimana saya bisa memulai? buku apa yang bisa saya baca? website apa yang bisa saya jadikan literatur?

Tak sengaja saya melihat biji yang jatuh ketanah


Biji itu mulai berkecambah, tanpa ada yang menekal tombol START, tanpa ada yang menulis perintah RUN

Dan secara otomatis biji kecil itu tumbuh menjadi pohon, benda mati itu kini hidup, benda kecil itu kini menjulang tinggi dan kokoh

Ratusan bahkan ribuan sel-selnya bekerja menjadi sistem yang sempurna, bergerak, tumbuh keatas.

Daun dan buahnya menghasilkan pangan untuk manusia, ribuan bijinya yg jatuh ketanah memperbanyak dirinya sendiri secara otomatis.

Semuanya seakan mengejek ilmu pengetahuan yang bertahun-tahun saya kumpulkan

Gembira, bahagia, saya seperti anak kecil lagi

Inilah teknologi primitif yang sempurna, produk evolusi alam selama berjuta-juta tahun

Dengan teknologi ini alam memberi makan seluruh makhluk hidup dibumi, dengan teknologi ini alam mengubah padang tandus menjadi hamparan hutan rimba

Dari satu biji kecil mungil....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...