Sabtu, 18 Januari 2014

Raised Bed Project II

Ide akan selamanya ide jika tidak ditarik ke alam nyata, tidak akan bermanfaat, hanya menjadi angan-angan teman mimpi.

Untuk itu setelah hampir berbulan-bulan mencari ide maka tahap selanjutnya membangun raised bed.

Saya sudah lupa berapa juta yang saya habiskan untuk ini, yang jelas saya sampai tidak bisa membeli paket internet bulanan untuk mengupdate blog saya ha3x

Sedikit prosesnya:
 babat alas


 sisa babat alas, 
ranting yang nanti akan dijadikan pupuk

 proses pembuatan raised bed
terlihat pagar bambu sudah diganti besi

 pakai batako karena lebih awet, walaupun mahal

Proses agak terhenti karena tukang kurang ahli, dengan dana yang semakin menipis jika saya lanjutkan akan banyak dana yg terbuang sia-sia.

Maka diputuskan  project saya lanjutkan dengan tenaga sendiri, benar-benar tenaga sendiri

Mulai dari macul, ngaduk semen, pasang batako, meratakan tanah semua saya kerjakan sendiri.

Ini juga yang menyebabkan saya jarang menulis di blog, bagaimana mau berpikir untuk menulis jika tiap sore raga ini sudah kepayahan mengurus pekerjaan rumah dan pekerjaan kebun.

Target pembangunan yang semula hanya seminggu molor menjadi satu bulan!
Dikarenakan saya belum berpengalaman memasang batako, juga karena tenaga yang terbatas

 Sudah mulai terbentuk seperti di gambar rencana

 Ranting dibakar untuk kemudian ditimbun sebagai pupuk



Sisa tanaman cabai penghuni lama dibabat, diambil paksa buahnya yang masih muda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...