Sabtu, 20 Juli 2013

Bertani Dengan Alam

Kebetulan ada spot dikebun saya yg masih 'perawan' alias belum terjamah sabit saya, he3x

Jadi saya putuskan untuk mempraktekan cara bertanam dengan alam.

Di barat sono cara ini disebut "Permaculture" atau kalau di Jepang disebut "Natural Way Farming" karya petani legendaris Jepang, Masanobu Fukuoka

Intinya begini, pernahkan anda berjalan2 ke hutan?

Pernahkah anda bertanya dalam hati, kenapa pohon disana bisa tumbuh besar tanpa perawatan manusia?

Tanpa pupuk, pestisida, dan bahan kimia lainnya? Kenapa?

Karena alam yang mengurusnya!

Jadi dalam metode ini kita mencoba meng 'copy' apa yg terjadi dialam ke kebun kita

Ada beberapa prinsip dasar yg saya simpulkan dalam bertanam metode ini
  • Tanpa Pembajakan
  • Tanpa Pupuk
  • Tanpa Penyiangan rumput
  • Tanpa Pestisida

Sebenarnya ada satu lagi, tapi ini masih bisa dikompromi sih....
  • Tanpa Penyiraman

Hahh....bertani tanpa pembajakan? Mungkin metode yg lain sudah jamak anda dengar, tapi metode ini mungkin agak aneh

Jangan salah, metode ini juga dipraktekkan para suku Badui di Banten

Bayangkan tanah yang sudah bertahun-tahun mengalami proses pembusukan daun alami, organisme2, cacing2 yg tinggal didalam tanah tiba-tiba dibajak dan dibalik dengan mesin.

Organisme2 itu akan mati, cacing2 dilahap predator -kalau tidak akan dilahap pestisida-, dan tidak akan ada lagi yg memproses pembusukan daun atau sisa2 tanaman yg jatuh

Sudah pasti tanah itu tidak lama akan 'kering', dalam arti kering semua dari organisme2 mikro yg dibutuhkan tanaman

Itulah kenapa, sekali petani membajak tanahnya maka mereka harus membajak lagi secara terus menerus untuk musim tanam berikutnya.....karena tanah mereka akan semakin keras dan kering

Jika itu yang terjadi maka petani akan dipaksa untuk membeli pupuk, dan membeli lagi...membeli lagi...dan lagi


Tapi bukankah dengan pembajakan akan menggemburkan tanah, membuat oksigen masuk dan mempermudah akar menembus tanah?

Tidak, tanpa pembajakan pun akar akan bisa menembus tanah. Dan jangan kuatir soal oksigen, karena cacing2 didalam tanah akan membentuk rongga2 udara dengan sendirinya.

Lalu, bertanam tanpa penyiraman? Mati dong.....tidak juga, karena jika kita membiarkan tanaman2 pendukung disekitarnya maka tanah akan cukup lembab. Cukup dengan mengandalkan air hujan

Cobalah anda melihat tanah dibawah semak2 atau pohon, pasti akan lembab kan? Karena akar mereka yg mengikat air hujan yang turun

Sedikit yg sudah saya praktekkan di kebun saya, tanpa pembajakan tanah, tanpa pupuk, tanpa pestisida, tanpa penyiangan, dan tanpa penyiraman


timun saya ditengah semak belukar

tanpa saya siram, tanah tetap lembab
lihatlah akar keluar dari batangnya
 
berbuah juga!

Referensi yg wajib dibaca (semua isi blog ini wajib dibaca!)


Natural Farming with Masanobu Fukuoka 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...