Sabtu, 20 Juli 2013

Bertanam Gerilya (2)

Saya paling malas kalau cuma cuap2 doang, saatnya action!!

Hal pertama tentu kita harus menentukan metode mana yg akan dipilih untuk menanam, setahu saya ada beberapa metode yg sering dipakai
  1. Menanam benih
  2. Menanam tumbuhan dari pot
  3. Menabur bola benih (seed ball) nya Fukuoka

Nomor 1 dan 3 lah yang sebetulnya sangat mudah, murah, dan tidak perlu perawatan, karena kita hanya menabur benih/sed ball dan biarkan alam yang menyiram dan menjaganya

seed ball

Dengan kata lain no 1 dan 3 bisa diterapkan di segala jenis taman, tidak perlu kuatir apakah taman itu sering disiram atau tidak karena mengandalkan musim hujan agar tanaman bisa tumbuh dan berkembang

Tapi karena saya sudah 'ngebet' dan musim hujan masih lama maka saya putuskan mengambil metode no 2, dengan konsekuensi harus mencari taman yang rutin kena siram oleh dinas terkait.

Maka dipilihlah taman dipinggir jalan besar, yaitu taman disepanjang Jl. Adi Sucipto

 
Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman.

Lihatlah taman yang gersang ini, bayangkan jika taman ini diisi tanaman buah saja...maka adik2 dan anak cucu kita akan bisa menikmatinya kelak


Jam 00:30 saya langsung bersiap diri

Namanya juga Bertanam Gerilya, maka proses penanaman akan dilakukan malam hari untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan (dimarahi satpam, dll)

Tanaman sudah disiapkan 5 hari yang lalu, dipilih timun karena mudah tumbuh, relatif tahan penyakit, dan toleran terhadap panas tinggi

Sengaja memakai sepeda karena selain lampu motor saya yg rusak juga demi mempraktekkan Go Green (sekalian olahraga tentunya) he3x

Jangan lupa bawa
  • Sekop kecil
  • Air
  • Tanaman
  • Tag Name
  • Senter
  • Kamera untuk dokumentasi he3x
Setelah sampai dilokasi dan muter cari tempat yg sepi, akhirnya sukses juga melaksanakan hajat saya ahhh...leganya
tumbuh dan berbuahlah timun
beri makan orang disekitarmu

Pulangnya mampir wedangan sekalian menikmati hening dan sunyinya Solo di pagi hari, hmm....

Eh, sepertinya saya ketagihan nih. Besok lagi ahhh....

2 komentar:

  1. Woh, wanguuuun. Updade dong, mas. Jadinya gimana sekarang, apakah timun sudah jadi mas? Blog'ke keren mas, aku pekebun pemula, makasih infonyaa. Salam kenal - Lisa

    BalasHapus
    Balasan
    1. gagal bu, banyak yg mati tak terawat bu Lisa :(

      Hapus

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...