Selasa, 13 November 2018

Pohon Chaya atau Pepaya Jepang

subscribe kami di Youtube
Mewalik Jaya

Awal tahun ini ada tanaman yang sempat ngehits di diskusi-diskusi forum menanam

Pepaya Jepang atau nama ilmiahnya Cnidoscolus aconitifolius

Pecinta tanaman luar negeri menyebutnya chaya atau tree spinach, karena orang luar menganggap rasa dan teksturnya seperti bayam

https://en.wikipedia.org/wiki/Cnidoscolus_aconitifolius

Tanaman ini ramai diperbincangkan karena beberapa keunggulannya

Mudah sekali ditanam, tinggal stek batangnya seperti singkong, perawatannya yang mudah, nutrisinya yang tinggi, dan bentuk daunnya seperti pepaya tapi tidak berasa pahit

Alasan terakhir inilah mengapa orang Indonesia menyebutnya Pepaya Jepang

Karena daunnya yang mirip pepaya, tapi tidak pahit seperti pepaya jadi mungkin dikira varietas canggih rekayasa orang Jepang (ini alasan ngawur saya ya ha3x)

Padahal dilihat dari genusnya, tanaman ini lebih dekat dengan keluarga singkong

Dan suatu pagi saya melihat pohon chaya atau pepaya jepang dipinggir jalan yang tumbuh subur

Yuk kita intip

saya kutip dari wikipedia, tanaman chaya ini berasal dari tanjung Yucatan di Meksiko
mampu hidup ditempat yang kurang subur, contohnya dipinggir selokan seperti ini
anda bisa melihat perbandingannya dengan pohon pepaya asli disebelah kiri


tanaman ini bisa mencapai tinggi sampai 6 meter tapi biasanya dipotong 1-2 meter
supaya lebih mudah memanen daunnya

daunnya berjari mirip dengan pepaya
sebelum dikonsumsi harus direbus dulu biar tidak gatal (mirip mengolah daun singkong)
mengandung banyak nutrisi (googling yaaa...)
bisa dibikin jadi tumisan, oblok-oblok, lalapan, dsb

bunganya putih-putih seperti ini

buahnya kecil dan bulat

pepaya jepang ini daya tahannya luar biasa
lihat saja pohon yang rimbun ini, bisa tumbuh disamping selokan beton dengan tanah sedikit

saya punya juga looo...dikasih mbak Eli salah satu pembaca blog ini
dulu waktu berkunjung beliau membawa satu pot pepaya jepang buat saya
tapi masih kecil, mungkin 3-6bulan lagi bisa dipanen
makasih mbak!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...