Sabtu, 27 Oktober 2018

Workshop Wayang Suket di Studio Kopi nDaleme Eyang Solo


Kapan terakhir kali anda melihat pertunjukan wayang tradisional?

Saya terakhir melihatnya ketika acara reuni emas SMK saya sekolah dulu, itu sekitar 4-5th yang lalu

Pertunjukan wayang sekarang jarang sekali digelar karena tergerus dengan kemajuan jaman

Selain itu biaya untuk menggelar seperangkat pertunjukan wayang lengkap dengan dalang, pesinden, dan kru gamelannya tidaklah murah

Hanya acara-acara dengan biaya besar yang mampu menyelenggarakannya

acara diadakan di kafe kopi yang bernama nDaleme Eyang Solo 
beralamat di Jl Padjajaran Timur 1, no 10, Sumber, Solo

Ada beberapa macam jenis wayang, wayang kulit, wayang orang, wayang golek, dan wayang suket

Wayang suket adalah wayang yang terbuat dari rumput (suket), saya kurang tahu sejarahnya tapi yang terkenal dalang wayang suket adalah Slamet Gundono (alm)

Saya sendiri juga belum pernah memegang ataupun melihat bentuk dari wayang suket tersebut, hanya bisa melihat dari aksi Dalang Slamet Gundono dilayar televisi

Jadi ketika ada broadcast tentang workshop membuat wayang suket di Studio nDalem Eyang saya langsung mendaftar untuk melihat dan meliputnya

Mari kita lihat keseruan workshop wayang suket di Studio Kopi nDalem Eyang

oh iya, acara ini diselenggarakan 14 Juli 2018 yang lalu dalam rangka bulan Anak Nasional (jadi pesertanya anak-anak semua)
wokshop ini dipandu oleh mas Gaga (baju merah, rambut gondrong) 

bahan rumput kering yang dipakai adalah rumput mendong
rumput ini dibawa langsung oleh mas Gaga dari Sleman
selain rumput mendong, bahan lain yang biasa digunakan adalah alang-alang, sereh, lidi, dll
untuk setiap jenis bahan yang dipakai akan menghasilkan tekstur wayang yang berbeda

sebelum dipakai maka rumputnya direndam air terlebih dahulu supaya lunak 
dan tidak mudah patah waktu dilipat

karena saya datang terlambat jadi saya tidak bisa menjelaskan step by step 
cara melipat rumput menjadi wayangnya yaa.....maapkeeun

mari kita lihat saja bagaimana adik-adik kita belajar membuat wayang

orang tua yang mendampingi pun tak kalah mau ikut membuat wayang suket

mas Gaga sibuk menjelaskan cara melipat yang benar

selain diikuti oleh warga Solo, acara ini juga diikuti warga dari luar negeri 
yang kebetulan sedang berada di kota Solo
seperti saya, mereka mendapat kabar workshop ini lewat broadcast WA atau Instagram

haiii....sudah jadi wayangnya dek?

akhirnya wayang suketnya sudah jadi

ini adalah contoh wayang suket karya mas Gaga 
gagah dan keren kan? cuma dari rumput lo bahannya

anda juga bisa membeli cinderamata wayang suket yang sudah jadi untuk dibawa pulang

nah untuk membedakan tokoh pria atau wanita
paling mudah kita lihat dari bentuk rambutnya
yang rambutnya naik keatas (sanggul kali ya...) seperti ini, tokoh wayang laki-laki

yang rambutnya turun kebawah seperti ini, tokoh wayang perempuan
sementara ciri wayang yang bergelar bangsawan, satria, punakawan, dll saya juga belum mengerti
bisa anda tanyakan langsung ke IG Wayang Suket Indonesia  

dan sekali lagi terimakasih untuk Studio Kopi nDaleme Eyang 
 yang telah menyelenggarakan workshop-workshop bermanfaat seperti ini
pantengin terus IG nDalem Eyang untuk update acara-acara seru mereka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...