Rabu, 31 Oktober 2018

Mengolah dan Mencicipi Kentang Hitam

subscribe kami di Youtube
Mewalik Jaya

Ini adalah salah satu jajanan pasar favorit simbah putri saya dulu, namanya kentang hitam

Setiap beliau belanja pasti membawa pulang kentang hitam rebus, dan dibagi ke cucu-cucunya

Sampai sekarang dipasar tradisional daerah Solo masih banyak saya jumpai penjual kentang hitam rebus

Biasanya dijadikan cemilan teman minum teh dipagi hari menunggu masakan untuk sarapan matang

Bisa juga disayur untuk pelengkap masakan lodeh atau sambel goreng

Ada juga yang bilang bisa menyembuhkan berbagai penyakit, saya tidak menyarankan hal ini

Selalu konsultasi dengan dokter langganan anda jika anda ingin menggunakan bahan pangan sebagai obat penyakit anda

Lagipula jaman sekarang hampir semua produk herbal dilabeli bisa menyembuhkan kanker, obat kuat, dll

Nama latinnya Plectranthus Rotundifolius, tanaman yang hidup menjalar ini berasal dari India dan menyebar ke Malesia juga Madagascar

https://id.wikipedia.org/wiki/Kentang_hitam

Jadi ketika saya belanja dipasar sore Pasar Legi dan melihat ada yang menjual kentang hitam mentah, tanpa pikir panjang saya membeli sedikit untuk dimasak esok harinya

satu kilo harganya 15rb, saya cuma beli 10rb karena takut tidak habis
paling sering saya melihat kentang ini dijual dalam keadaan matang
jika anda melihat yang masih mentah seperti ini, segera saja beli sebelum habis
kentang hitam mentah lebih fleksibel jika anda mau olah atau ditanam kembali untuk bibit

bentuknya tidak beraturan seperti ini
beda dengan kentang biasa yang lebih bulat dan mulus

perbandingan kentang hitam dan kentang biasa
ukurannya lebih kecil, mungkin sekitar 1/5 nya saja

warna daging buahnya juga berbeda, yang kentang hitam berwarna putih
tapi baunya mirip, sama-sama berbau kentang he3x

kentang hitam ini sebagian akan saya rebus
dan sebagian saya potong-potong lalu digoreng

goreng dengan minyak panas

nahhh....jadi deh kentang hitam rebus dan kentang hitam goreng kita kali ini

ini kentang hitam rebus

ini kentang hitam goreng

yang rebus lebih lunak, keset, dan rasanya seperti talas
agak berbau sedikit masam, jika ribet mengupas kulitnya maka makan saja kulitnya sekalian ha3x

sementara ini yang kentang hitam goreng, rasanya sama dan lebih sedap jika dicocol dengan saos tomat

Oh ya...beberapa artikel menyarankan kentang hitam sebagai pengganti nasi

Mungkin untuk satu-dua kali masih OK, tapi kalau full mengganti beras dengan kentang hitam ini saya kurang setuju

Karena kentang hitam masih sedikit yang membudidayakan, dan tidak awet disimpan dibanding beras yang bisa tahan selama berbulan-bulan kita simpan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...