Rabu, 25 Juli 2018

Kampung Tanaman Obat GAPURA Solo (Gajahan Punya Herba)

Bulan ini banyak telepon masuk, pembeli yang menanyakan bibit tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga, anda tahu singkatannya kan? he3x)

Seperti sereh, jahe, temu ireng, dll Katanya untuk tugas MOS penerimaan siswa baru

Keren juga kegiatan MOS sekolah sekarang, disuruh bawa tanaman toga untuk ditanam di sekolah

MOS saya dulu disuruh bawa lele goreng bentuk S, apel dengan diameter sekian, coklat batang, dan barang-barang tidak berfaedah lainnya ha3x

Sayangnya karena saya hanya menjual benih sayur, jadi hampir semua yang bertanya bibit Toga saya tolak hik3x

Salah satu orang tua anak sekolah tersebut bercerita telah keliling pusat toko tanaman di Solo untuk mencari bibit Toga, tapi hasilnya nihil

Sangat disayangkan sekali ya.....mungkin karena tanaman toga ini mudah ditanam jadi hampir tidak ada nilai jualnya

Anda tinggal ke pasar membeli rimpang jahe, kunir, dan sereh lalu ditanam sendiri dirumah pun bisa hidup

Saya juga jadi ingat beberapa tahun dulu ada program pemerintah yang mewajibkan setiap kampung mempunyai taman toga untuk ditanami tanaman seperti jahe, sereh, katuk, pandan, dll

salah satu taman toga di kampung saya, banyuanyar
cuma sisa tanaman pandan dan beberapa sereh juga jahe dipojok

Tanaman-tanaman lokal sederhana yang mudah tumbuh dan sering digunakan untuk keperluan dapur

Tapi akhir-akhir ini sudah jarang sekali saya melihat taman toga yang masih terawat, hanya sisa-sisa patung dan tugu penanda bahwa lokasi ini dulu sempat dijadikan taman toga oleh warga setempat

biasanya selain ditanami tanaman obat keluarga
juga diberi slogan bermanfaat seperti difoto ini

Tapi jangan putus harapan, masih ada satu kampung yang bersemangat untuk menanam berbagai tanaman toga disepanjang sudut-sudut kampungnya

Namanya Kampung Tanaman Obat GAPURA (Gajahan Punya Herba) lokasinya tentu di kelurahan Gajahan, Pasar Kliwon, Solo

Langsung saja kita lihat apa saja koleksi tanaman di kampung Gapura ini

alamat lengkapnya saya lupa
tapi dari kantor kelurahan Gajahan anda lurus ke timur
arah ke alun-alun kidul keraton Kasunanan
kalau masih bingung, silahkan bertanya dengan sopan ke warga sekitar ^_^

sesuai namanya, disudut-sudut kampung terdapat patung bertema gajah
kenapa disebut Gajahan dan banyak patung gajah?
sudah saya bahas sebelumnya di Laku "Rasa" Lampah Gajahan Solo

sore itu saya datang ketika solo selesai diguyur hujan
jadi cocok sekali untuk berjalan-jalan melihat koleksi tanaman herba disini
tanaman herba ditanam dipinggir-pinggir sepanjang jalan kampung

dibuatkan semacam growbed dari semen dan bata
lalu dihiasi logo gajah yang lucu seperti ini 

mari kita lihat koleksinya
ini adalah cabai jawa, masih kerabat dengan lada 
konon sebelum cabai masuk Indonesia dibawa oleh pedagang Portugis, orang jawa memakai cabai jawa ini untuk memberi rasa pedas pada masakannnya
sekarang lebih banyak digunakan sebagai bahan jamu untuk mengurangi sakit perut, tekanan darah rendah, sesak napas,dll

tanaman seperti pandan ini namanya daun suji
tapi yang ini lebih banyak dipakai sebagai pewarna hijau alami pada makanan

yang ini jahe atau lengkuas ya? aduh saya lupa he3x

sepertinya sejenis lidah buaya
tapi daunnya bergerigi dan kecil memanjang
mungkinkah japanese aloevera?


besaran atau murbei, daunnya biasa untuk pakan ulat sutera
tanaman berbuah kecil dan masam ini dulu masih banyak kita temukan dipinggir jalan
tapi sekarang langka karena jarang yang menanam, beberapa seller menjual bibitnya dengan harga yang tidak murah

ini apa ya?
seperti daun singkong tapi batangnya kecil
mungkin pepaya jepang? saya juga tidak hapal
karena saya datang sore setelah hujan, jadi tidak ada warga yang diluar rumah
praktis saya tidak bisa bertanya-tanya pada warga setempat hik3x


ini tanaman jintan, daunnya bisa untuk bumbu masakan
sementara bijinya biasa untuk obat herbal

terong pokak, tanaman ini masih sering saya temui dikebun-kebun kosong
mungkin karena bijinya dibawa oleh burung, jadi tanaman ini populasinya cukup banyak
buahnya bisa dimasak, ditumis dengan ikan asin enak sekali
saya dulu pernah mengulasnya di Grow By Accident (Terong Pokak)

ketika asyik mengambil foto tanaman herba, hidung saya mencium bau harum khas
setelah saya cari ternyata ada pohon kenanga yang telah berbunga
bunganya kuning dan mengeluarkan bau harum menenangkan, bunga ini biasanya untuk pelengkap acara-acara adat jawa

ada juga pohon mahkota dewa, tanaman asal papua ini digunakan untuk obat
buahnya yang bulat dan merah biasanya dikeringkan supaya lebih awet dan digunakan sebagai bahan obat tradisional

ini bunga apa saya kurang tahu
tapi warnannya mirip lavender, ungu bagus sekali

ini bunga apa saya juga gak tahu ha3x
walaupun saya sudah berkebun 5tahun tapi tetap saja gak hapal nama-nama tanaman yang ribuan jenisnya


nah kalau ini daun afrika, bisa buat obat penurun gula dalam darah (katanya...)
saya pernah nanam dulu, bibitnya diberi oleh pembeli benih dari blog ini juga

gak tahu lagi ini tanaman apa
kwkwkwkw

dan hidung saya menangkap bau semerbak lagi yang tidak asing
bau tanaman zodiak pengusir serangga, biasa ditaruh dipojok kamar atau pintu
untuk menghalau nyamuk masuk rumah
baunya khas, wangi sedikit eneg gimana gitu....

pohon jeruk
daunnya bisa buat bumbu masakan, buahnya juga bisa untuk masak dan diminum

ini sepertinya pohon jarak
dulu sempat heboh tentang minyak biji jarak untuk pengganti minyak
orang-orang menanam diperkarangan, sampai sekolah saya dulu juga menanam pohon ini dikebun belakang sekolah
tapi sekarang tidak tahu kabarnya gimana ha3x
biasanya dimanfaatkan getahnya untuk pengobatan berbagai penyakit, karena sifatnya yang anti jamur
silahkan googling dan konsultasi kepada yang berpengalaman sebelum memakai getah jarak untuk pengobatan 

pandan
tanaman yang paling sering kita temui diperkarangan warga
daunnya yang harum biasa untuk memasak kue, nasi, kolak, dll

sebetulnya setiap tanaman ada tag nama seperti ini
tapi kebanyakan sudah hancur jadi saya tidak bisa mengenali berbagai tanaman obat yang ada disini

Bagaimana?
Seru juga kan kampung Tanaman Obat GAPURA ini, semoga menginspirasi anda untuk menanam tanaman obat keluarga diperkarangan atau sudut kampung anda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...