Rabu, 16 Mei 2018

Menanam Pohon Gedi


Satu lagi tanaman pangan yang saya dapatkan, namanya pohon Gedi

Atau bahasa latinnya Abelmoschus Manihot, tanaman khas Indonesia wilayah timur ini daunnya bisa dikonsumsi dan disayur

Saya mendapatkannya ketika dulu berkunjung ke kebun Ibu Ana, terima kasih ibu Ana!

Jalan-Jalan ke Kebun Ibu Ana


literatur yang membahas Gedi pun jarang kita temukan
ini adalah keterangan dari buku "Si Hijau Yang Cantik" keluaran Gramedia 1984
dari 188 halaman, dan puluhan jenis sayur hijau yang dibahas, Gedi hanya diulas 5 baris seperti difoto ha3x

Dari batang sepanjang 30cm yang saya bawa pulang dan stek dikebon, tanaman ini tumbuh subur sekali tanpa perawatan khusus

Hanya saya siram sehari sekali dan diberi timbunan rumput kering dibawahnya

Di daerah Manado tanaman ini sering dikonsumsi untuk dijadikan bubur tinutuan, bubur nasi dengan isian berbagai sayur khas Manado

Sayangnya di Jawa tanaman Gedi masih jarang yang menanam, susah sekali mendapatkan daunnya dipasar tradisional sekitar Solo

Jika anda melihat pohon Gedi dihalaman rumah, kemungkinan besar pemilik rumah tersebut adalah perantauan dari daerah Sulawesi Utara

Saking cintanya mereka dengan sayur ini, banyak yang membawanya ke tanah perantauan untuk ditanam kembali


tanaman gedi berumur 5 bulan dari stek sepanjang 30cm
ketika panas terik menyengat, daunnya menguncup seperti layu
jangan khawatir, ketika sore hari tiba daunnya akan segar kembali

daunnya berjari mirip ganja
daun inilah yang kita manfaatkan untuk dikonsumsi

daun mudanya lunak rawan diserang hama serangga


mari kita olah beberapa helai daun gedi
untuk dijadikan bubur tinutuan ala sekedarnya ha3x

diberi sereh sebagai pengarum bubur

daun kunyit yang juga memberi aroma harum ke masakan kita nanti

daun jeruk

rebus satu genggam beras dengan panci penuh air
aduk-aduk sampai menjadi bubur, lalu masukkan sereh, daun kunyit, dan jeruk

setelah buburnya harum dan diberi garam secukupnya
masukkan sayur wortel, pipilan jagung manis, dan daun gedi dari kebun 

aduk-aduk bentar, jadi deh bubur sayur gedi kita untuk makan siang kali ini
rasa daun gedi sendiri agak berlendir dan teksturnya tebal
mungkin cocoknya dimasak dengan masakan yang berkuah 
selamat makan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...