Kamis, 31 Mei 2018

Hari Peduli Autis Sedunia 2018 di CFD Solo

Autisme adalah gangguan perkembangan syaraf yang mempengaruhi kemampuan seseorang dalam berkomunikasi, berinteraksi sosial, dan berperilaku sehari-hari

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, diperkirakan ada sekitar 2,4juta orang penyandang autisme di Indonesia pada tahun 2010

Peyebab pasti autisme sampai sekarang belum diketahui, tapi ada beberapa hal yang dianggap sebagai pemicu autisme

Seperti pola makan, vaksin, terpapar senyawa thiomersal yang mengandung merkuri, juga pola asuh anak
https://www.alodokter.com/autisme

Karena autisme belum ditemukan obatnya, maka para penyandang autis biasanya ditangani dengan cara deteksi sedini mungkin dan diberi terapi, pola asuh, pola makan yang tepat


Jika ditangani dengan tepat maka penyandang autis bisa menjalani hidup sehari-hari dengan normal atau malah bisa berprestasi

Beberapa orang terkenal yang tercatat mempunyai autisme misalnya Wolfgang Amadeus Mozart, komposer dan pianis terkenal dari Austria yang telah menghasilkan karya musik abadi selama hidupnya

Tim Burton sutradara kelahiran California yang terkenal akan film-film gotik dan suramnya (Big Fish, Charlie and Chocolate Factory, Alice in Wonderland, dll) diketahui juga mengidap autisme

https://www.babble.com/entertainment/famous-people-with-autism-2/

Karena penanganan yang tepat sejak dini, mereka hidup normal dan malah bisa menghasilkan karya-karya yang luar biasa hebat

Autisme juga diangkat menjadi sebuah film seri berjudul The Good Doctor
https://www.imdb.com/title/tt6470478/

Seorang dokter muda jenius penyandang autisme yang berjuang untuk memperoleh kepercayaan dari teman sesama dokter dan Rumah Sakit tempat dia bekerja

Film seri ini meraih rating tinggi di Amerika, bagi anda yang belum menontonnya saya sangat menyarankan sekali melihat film ini

Di Solo sendiri ada beberapa yayasan yang memberikan layanan khusus tentang autisme

Salah duanya adalah Masyarakat Peduli Autis (Mpati) dan Sanggar Karya Anak Istimewa

Mereka sering mengadakan talkshow di radio dan pelatihan-pelatihan bagi penyandang autisme

Seperti tanggal 2 April kemarin, tanggal 2 April adalah Hari Peduli Autis Sedunia

Mpati dan Sanggar Karya Anak Istimewa membuat acara yang menampilkan kebolehan adik-adik penyandang autisme dalam berkarya di CFD Solo

Oleh ibu Agnes koordinator acara, saya diberi kesempatan untuk ikut mengisi salah satu sesi acara disini

Mari kita lihat serunya acara Hari Peduli Autis Sedunia di CFD Solo

acara dimulai dari pagi jam 07:00
warga Solo yang datang ke CFD banyak yang tertarik dan ikut melihat acara ini

Senin, 28 Mei 2018

Mencicipi Aneka Jenang di Depot Eco Roso Solo


Ditengah serbuan kafe yang kekinian dan instagramable, warung makan yang menyediakan makanan tradisional makin berkurang

Salah satu yang masih bertahan adalah Depot Eco Roso

Warung makan di daerah Serengan Solo ini selain menyediakan aneka masakan jawa juga menyediakan berbagai jenis jenang atau bubur tradisional

Jenang atau bubur adalah makanan yang dibuat dari tepung beras atau tepung ketan, dimasak dengan santan ditambahkan gula merah atau gula putih

subscribe kami di Youtube
Mewalik Jaya

Masyarakat Jawa, khususnya di Wilayah Surakarta dan sekitarnya menggunakan jenang sebagai menu pelengkap ketika melakukan ritual selamatan

Kehadiran jenang di sini menyimbolkan doa, harapan, persatuan dan semangat masyarakat Jawa

Bahkan setiap tahun, kota Solo membuat festival khusus jenang

Semarak Ragam Jenang Solo

Sedemikian pentingnya posisi jenang dalam masyarakat jawa, maka saya sebagai orang jawa juga harus ikut melestarikan jenang

Dengan cara mencicipi dan mendokumentasikannya untuk anda ^_^

Depot Eco Roso ini beralamat di Jl. Dr. Rajiman No.181, Jayengan, Serengan, Solo
ancer-ancernya jalan selatan Matahari Singosaren, ke arah barat, seberang toko jam Mutiara
anda bisa mengintip jadwal buka dan menunya di IG resmi Depot Eco Roso

Sabtu, 26 Mei 2018

Menyimpan Benih Cabai 3

subscribe kami di Youtube
Mewalik Jaya

Menyimpan Benih Cabai 
Menyimpan Benih Cabai 2

Haloo...kali ini kita belajar lagi menyimpan benih cabai

Tak henti-hentinya saya menyarankan bagi anda untuk bisa menyimpan benih sendiri

Agar bisa mandiri dan tidak ketergantungan ke pabrik benih

Mewalik Menyimpan Benih

Dan saya juga sudah beberapa kali membuat tulisan tentang menyimpan benih cabai

Bahkan ini tulisan saya ke 3 kalinya he3x

Tidak ada bedanya, cabai termasuk mudah sekali untuk disimpan benihnya

Pilih buah yang telah masak, buka daging benihnya, ambil dan bersihkan bijinya, lalu diangin-anginkan

Bedanya kali ini saya sertakan video agar anda lebih mudah melihat prosesnya he3x

ini adalah cabai merah besar yang saya dapat dari
siapkan peralatan dalam membedah cabai, pisau kecil, talenan, tisu, 
mangkok, air, dan es sirop untuk menjaga konsentrasi anda 

Kamis, 24 Mei 2018

Service KTP di Manahan Solo

Ketika lari pagi di stadion Manahan tak sengaja saya melihat jasa service KTP

Baru kali ini saya melihat jasa service KTP di Solo, sebelumnya cuma melihat videonya di FB

Karena menarik saya mendokumentasikannya untuk anda

Buat warga Solo yang kartu KTP, BPJS, atau SIM nya rusak ringan bisa memperbaikinya disini

Lokasinya dalam stadion Manahan, dari gerbang utara masuk lalu belok ke kiri

Kalau tidak salah depan klub Perbakin

Masih bingung? gunakan cara ala Solo yang paling ampuh...bertanya dengan sopan ke tukang parkir/security he3x

anda bisa mengenalinya dengan cukup mudah karena bapak servicenya membawa banner yang mencolok
dan menawarkan jasanya secara lantang tanpa malu-malu 

saya tidak tahu kerusakan apa saja yang bisa ditangani
hanya tertulis menerima perbaikan kartu patah, mengelupas, dan kotor 
(kalau kartu yg remuk bisa gak ya?)
bapak berbaju hitam ini hanya membetulkan kartu KIS anaknya yang mengelupas

biayanya cukup murah, cuma 10rb tapi garansi seumur hidup!
prosesnya bagi saya agak menakutkan, kartu anda akan dikelupas lalu dibersihkan dengan semprotan sejenis cairan (baunya sih minyak kayu putih)
setelah bersih lalu direkatkan kembali pakai alteco dan dirapikan

sekilas proses servicenya bisa anda lihat di video ini
subscribe kami di Youtube
Mewalik Jaya


Selasa, 22 Mei 2018

Mencicipi Nasi Jagung Mbak Hesti Solo

subscribe kami di Youtube
Mewalik Jaya

Melihat perkembangan kuliner sekarang, saya cuma bisa mengelus dada

Kuliner "hits" sekarang diisi oleh makanan yang hanya bagus untuk difoto dan diposting di Instagram

Dengan menggunakan beberapa bahan saja, tanpa ribet proses memasak didapur, tidak perlu meracik berbagai rempah dengan tepat agar rasanya bisa pas dilidah

Lihat saja makanan yang digandrungi anak muda di Instagram, pisang diberi keju, mie instant dengan segunung sambal, atau es serut yang diberi susu bubuk banyak-banyak

Makanan hits seperti ini mudah untuk dibuat, bahannya pun bisa kita beli di minimarket terdekat, tidak butuh pengalaman bertahun-tahun dalam proses pengolahannya

Hanya mengandalkan beberapa rasa, seperti manis, asin, gurih, dan pedas, itu pun dalam takaran yang tidak sewajarnya

Tapi kenapa makanan seperti ini laris?

Pertama karena efek marketing, dengan foto yang bagus dan diberi kata-kata heboh maka anak muda banyak yang tertarik untuk mencicipinya

Kedua karena memakai bahan yang jarang kita temui dalam masakan tradisional Indonesia, seperti keju, susu bubuk, atau biskuit coklat

Bahan-bahan baru ini menawarkan sensasi yang berbeda dilidah masyarakat Indonesia yang sehari-hari hanya makan soto, lodeh, atau rendang sapi (itupun jika ada hajatan saja he3x)

Dan terakhir karena menawarkan sumber kalori besar yang mudah diproses oleh tubuh

Bayangkan, es kepal bertopping biskuit, susu, dan coklat itu kalorinya setara 2 mangkok bakso!

Dengan harga yang lebih murah dan waktu yang lebih singkat, maka lebih praktis memasukkan semangkok es kepal keperut daripada menghabiskan waktu setengah jam memakan 2 mangkok bakso (dilihat orang juga gak enak kan "Ini orang rakus amat, makan bakso sampai 2 mangkok")

http://style.tribunnews.com

Jika dihitung nilai gizinya pun, makanan hits ini tidak sebagus makanan tradisional kita

Gudeg, gado-gado, dan rujak misalnya, semua memakai sayur, buah, kacang-kacangan, dan rempah tradisional yang pasti bergizi dan bernutrisi lengkap

Tapi ditengah serbuan makanan kekinian ini, masih ada penjual yang setia mengolah masakan tradisional dari malam agar bisa dijual pagi harinya

Mencampur berbagai bumbu rempah dan sayur dari pasar, agar bisa menjadi makanan yang sedap dan bergizi tinggi

Salah satunya adalah lapak Nasi Jagung Mbak Hesti, lokasinya dibelakang stadion Manahan Solo

Buka tiap pagi, tapi saya lupa bertanya buka dari jam berapa dan tutup jam berapa he3x

Mari kita coba!

lapaknya sederhana, bukan warung permanen
tapi pembelinya rutin datang silih berganti
masakannya ditata dengan rapi dan bersih

Minggu, 20 Mei 2018

Pengendalian Populasi Dan Sumber Daya Yang Terbatas

Tentu anda sudah melihat film terbaru dari Marvel, Avenger Infinity Wars yang tayang bulan mei tahun ini

Disamping efek khususnya yang mengagumkan, inti jalan ceritanya sebetulnya bukanlah hal yang baru lagi

Yaitu tentang pengendalian populasi, sumber daya alam yang tersedia tidak akan mencukupi jika populasi makhluk hidup di alam semesta tidak dikendalikan


Ada beberapa film yang sebelumnya sudah mengangkat tema ini, seperti Inferno yang diangkat dari karya Dan Brown

Inferno menceritakan tentang sebuah organisasi teroris dipimpin oleh seorang ilmuwan gila (visioner?), yang ingin mengurangi populasi manusia dengan menyebarkan virus beracun

Sementara Twelve Monkey film yang dibintangi oleh Bruce Willis dan Brad Pitt juga menyajikan cerita tentang organisasi rahasia yang menyebarkan virus mematikan, walaupun tidak diceritakan tujuan utama organisasi tersebut tapi mudah ditangkap bahwa organisasi tersebut bermaksud mengurangi populasi manusia dengan menyebarkan virus mematikan yang berhasil membunuh 93% populasi

Kingsman The Secret Service, film spionase dari Inggris juga mengangkat tema yang sama

Seorang milyuner IT jenius mencoba mengurangi populasi manusia, karena dunia yang sudah mulai sekarat

Atau yang paling familiar adalah cerita tentang banjir bandang yang memusnahkan seluruh populasi makhluk dibumi kecuali beberapa manusia dan hewan pilihan


Dan didunia nyata anda bisa melihat berbagai upaya dalam pengendalian populasi, seperti program satu anak dinegara china atau program KB dinegara kita

Sampai teori-teori konspirasi tentang pengendalian populasi seperti perang, bahan makanan dan sumber air yang diracuni, obat mandul yang disemprot diatas langit, dll

Bagaimana jumlah manusia bisa meledak seperti sekarang dan bahaya dari overpopulasi? Mari kita runut satu persatu dari awal sekali.....

Selama beribu-ribu tahun manusia hidup sebagai pemburu dan pengumpul, nenek moyang kita cukup puas hidup dengan mencari pangan dari alam bebas

Lalu sekitar 18.000 tahun silam zaman es perlahan berakhir, bumi menghangat, suhu beberapa wilayah pun naik, dan curah hujan meningkat

Tanaman biji-bijian seperti gandum dan padi mulai memperbanyak diri dan menyebar didaerah Timur Tengah

Manusia mulai menyadari keunggulan tanaman pangan ini, tanaman biji-bijian ini menghasilkan kalori yang banyak tiap pohonnya, mudah dipanen karena pendek dan bulirnya diluar pohon, pun hasil panennya mudah disimpan tanpa harus diolah terlebih dahulu (bandingkan dengan ribetnya mengolah sagu dari pohon menjadi tepung)


Setelah tahun 9500 SM, manusia mulai belajar untuk mengembangkan tanaman biji-bijian sendiri didekat permukiman mereka

Pertanian pertama pun muncul, ketika cadangan makanan melimpah maka populasi manusia semakin bertambah

Rabu, 16 Mei 2018

Menanam Pohon Gedi



Satu lagi tanaman pangan yang saya dapatkan, namanya pohon Gedi

Atau bahasa latinnya Abelmoschus Manihot, tanaman khas Indonesia wilayah timur ini daunnya bisa dikonsumsi dan disayur

Saya mendapatkannya ketika dulu berkunjung ke kebun Ibu Ana, terima kasih ibu Ana!

Jalan-Jalan ke Kebun Ibu Ana


literatur yang membahas Gedi pun jarang kita temukan
ini adalah keterangan dari buku "Si Hijau Yang Cantik" keluaran Gramedia 1984
dari 188 halaman, dan puluhan jenis sayur hijau yang dibahas, Gedi hanya diulas 5 baris seperti difoto ha3x

Dari batang sepanjang 30cm yang saya bawa pulang dan stek dikebon, tanaman ini tumbuh subur sekali tanpa perawatan khusus

Hanya saya siram sehari sekali dan diberi timbunan rumput kering dibawahnya

Di daerah Manado tanaman ini sering dikonsumsi untuk dijadikan bubur tinutuan, bubur nasi dengan isian berbagai sayur khas Manado

Sayangnya di Jawa tanaman Gedi masih jarang yang menanam, susah sekali mendapatkan daunnya dipasar tradisional sekitar Solo

Jika anda melihat pohon Gedi dihalaman rumah, kemungkinan besar pemilik rumah tersebut adalah perantauan dari daerah Sulawesi Utara

Saking cintanya mereka dengan sayur ini, banyak yang membawanya ke tanah perantauan untuk ditanam kembali


tanaman gedi berumur 5 bulan dari stek sepanjang 30cm
ketika panas terik menyengat, daunnya menguncup seperti layu
jangan khawatir, ketika sore hari tiba daunnya akan segar kembali

daunnya berjari mirip ganja
daun inilah yang kita manfaatkan untuk dikonsumsi

Minggu, 13 Mei 2018

Pasar Buku Murah di Cafe Librairie Solo

ulasan saya sebelumnya tentang cafe librairie
Jl Lumban Tobing no 2 Stabelan Banjarsari Surakarta

Sebelumnya saya mengucapkan berbelasungkawa untuk warga Surabaya, atas serangan teroris yang mengakibatkan belasan warga meninggal dan puluhan lainnya luka-luka
11 Korban Tewas, Ini yang Diketahui dari Ledakan Bom di Surabaya

Semoga korban diberi ketabahan dan kelompok pelakunya bisa segera diringkus

Ok....sekarang kembali ke topik utama

Bagi anda warga Solo yang hobi membaca silahkan datang di pasar buku murah Cafe Librairie

Pasar buku ini diadakan didepan Cafe Librairie yang beralamat Jl Lumban Tobing no 2 Stabelan Banjarsari Surakarta

Ratusan buku berbagai judul tumplek-blek digelar sepanjang jalan depan kafe, dengan harga sangat terjangkau mulai dari 3rb rupiah!

Cafe Librairie sendiri adalah kafe yang memadukan antara tempat bersantai sambil menikmati kuliner dengan perpustakaan

Kafe yang didirikan oleh orang Perancis ini menyediakan koleksi ratusan buku yang bisa anda baca gratis tanpa harus membuat member atau membayar uang sewa

Cocok sekali buat anda yang ingin menghabiskan waktu senggang di sore hari

Pasar Buku ini diadakan sampai tanggal 25 Mei dari siang sampai larut malam, jadi anda masih ada waktu 12 hari untuk bisa mampir kesana

Mari kita intip kedalam pasar buku murah Cafe Librairie

ketika saya datang siang hari, pengunjung sudah mulai ramai
karena pasar dadakan jadi ruang parkir tidak tersedia khusus
bagi pengunjung yang membawa mobil mungkin agak repot untuk mencari parkir mobilnya

Sabtu, 12 Mei 2018

Memperbanyak Tanaman Pandan

Ada berbagai cara dalam memperbanyak tanaman, mulai dari biji, stek, atau cangkok

Semua metode ini dikembangkan oleh manusia untuk bisa memperoleh hasil panen yang melimpah dan memberi makan keluarga/kelompoknya

Atau malah sebaliknya seperti teori dalam buku The Botany of Desire, bisa jadi manusialah yang sebetulnya dimanfaatkan oleh tumbuhan agar bisa memperbanyak jenisnya

Yang pernah saya ulas dipost sebelumnya Hasrat Tumbuhan (The Botany of Desire)

Nenek moyang kita awalnya adalah para pemburu dan mengumpul, mereka hanya menghabiskan beberapa jam sehari mengumpulkan makanan di alam liar

Sisa waktu mereka digunakan untuk bersantai, kawin, atau mengurus anak

Semua berubah ketika nenek moyang kita menemukan tanaman pangan pertama di alam liar

18.000 tahun silam jaman es perlahan berakhir dan diganti pemanasan global, suhu pun menghangat, curah hujan meningkat

Kondisi ini ideal bagi pertumbuhan tanaman gandum dan padi-padian lain di Timur Tengah, gandum pun mulai memperbanyak dirinya dan menyebar


Karena bijinya yang mudah dipanen dan berkalori tinggi (mengenyangkan), manusia mulai mengkonsumsi gandum untuk memenuhi kebutuhan kalori sehari-hari

Mustahil menyantap gandum dan padi-padian lain langsung di alam liar, manusia mengumpulkan bijinya untuk dibersihkan, digiling, dan dimasak dirumah (gua/gubuk/dll?) mereka

https://steemit.com/life/@galenkp/how-wheat-domesticated-humans-a-tale-of-tragedy-and-poor-nutrition

Biji-biji gandum yang banyak ini pastinya jatuh sepanjang perjalanan kembali kerumah, dan ketika musim hujan datang biji inipun tumbuh menjadi tanaman baru

Manusia mulai menyadari bahwa tanaman gandum liar bisa diperbanyak menggunakan biji

Sejak itu nenek moyang kita berusaha menumbuhkan pangan mereka sendiri, sekitar 9500-8500SM Revolusi Pertanian muncul diwilayah Turki dan Iran

Cara memperbanyak tanaman dengan metode stek mungkin kurang lebih sama, ketika batang singkong atau ubi terjatuh dan mengeluarkan tunas baru maka manusia menyadari dan belajar untuk menanam singkong dengan stek batang

Sementara untuk beberapa tanaman tertentu, mustahil memperbanyaknya dengan stek atau biji karena keturunannya rawan berubah sifat dan menghasilkan buah yang kurang unggul

Apel, plum, pir, dan cherry misalnya, petani moyang kita dulu pasti menyadari (setelah bertahun-tahun uji coba) bahwa memperbanyak jenis ini dengan biji tidak akan menghasilkan keturunan yang sama unggulnya

https://www.soilydreams.com/growing-citrus-trees/20161008_1103280/

Maka teknik cangkok pun dikembangkan, diperkirakan pertama kali di China

Cangkok adalah pengembiakkan secara sadar dan membutuhkan teknik yang sulit, dibandingkan mengamati biji gandum yang tidak sengaja tumbuh atau batang singkong yang keluar tunas disekitar dapur

Saya pribadi sampai saat ini hanya bisa mempraktekkan memperbanyak tanaman dengan biji dan stek

Menanam Sawi Jepang
Menanam Pohon Kelor
Propagating Mint (2)

Dan kali ini saya akan mengajak anda untuk memperbanyak tanaman pandan, tanaman yang berdaun harum

Pandan sering digunakan dalam resep sehari-hari orang Indonesia, untuk mengharumkan kue, atau menambah aroma ketika menanak nasi

Kegunaanya beraneka ragam, cocok sekali ditanam dihalaman atau kebun belakang

Tumbuhnya pun mudah, tidak rewel, pandan ini juga berkembang biak dengan cepat

tanaman pandan yang pertama dulu beli di Pasar Nongko Solo
salah satu pusat jual beli tanaman di area Solo
pandan suka sekali area yang basah dan teduh, tinggal taruh didekat tembok dan agak basah
maka dia tumbuh subur tanpa harus dipupuk

Rabu, 09 Mei 2018

Apa Yang Harus Saya Tanam? (2)

Apa Yang Harus Saya Tanam?

Jika anda memperhatikan tanaman pangan yang banyak dikonsumsi dan dibudidayakan sekarang, sumber pangan kita paling banyak terdiri dari beberapa jenis tanaman saja

Sebagian besar dari tanaman biji-bijian seperti gandum, padi, kedelai, dan jagung


http://www.southernmetalfab.com/blog/choose-metal-bulk-corn-silo/

Lebih dari separo kalori yang dikonsumsi oleh manusia berasal dari tanaman ini

Mulai dari nasi makanan pokok negara Asia, roti dan mie dari gandum, pemanis buatan dari jagung, sampai pakan ternak yang berasal dari jagung


http://www.pbs.org/food/recipes/ramen-noodles/

Nenek moyang kita memilih tanaman ini karena cepat tumbuh, kaya karbohidrat, dan yang terpenting karena tinggi kalorinya

Hanya dengan menanami lahan seluas satu hektar, petani bisa menghasilkan sampai satu ton makanan

Tanaman biji-bijian (Serealia) ini hasil panennya juga tahan lama disimpan tanpa teknik tertentu, bandingkan dengan selada atau apel yang cepat membusuk jika tidak disimpan dengan cara yang benar

Singkong, ubi, labu, atau talas yang mempunyai kalori tinggi pun terkendala akan masalah ini, tidak bisa disimpan dalam waktu lama tanpa diolah terlebih dahulu

Tanaman Serelia ini juga tidak membutuhkan perubahan genetis yang banyak agar bisa dibudidayakan

Sejak nenek moyang kita menemukannya di alam liar, jagung, gandum, dan padi mampu berkecambah dengan cepat, menghasilkan panen yang lumayan banyak (tidak sebanyak jagung atau padi modern tentunya), dan mampu dipanen dalam waktu beberapa bulan saja

Itulah mengapa jika anda menemukan artikel tentang tanaman pangan liar yang bisa dimakan
Ciplukan, Tanaman Super Mahal yang Dulunya Dipandang Sebelah Mata
Sirih Cina. Tumbuhan Liar Yang Banyak Khasiatnya
Ajaib, Rumput Liar Ini Bisa Obati Stroke Hingga Autisme

Anda tidak akan menemukan negara atau petani yang mau membudidayakannya secara besar-besaran

Walaupun "katanya" tanaman itu mengandung banyak nutrisi, vitamin, anti kanker, dsb

Tanaman pangan yang kita konsumsi sekarang adalah hasil seleksi ratusan tahun lamanya oleh nenek moyang kita, sulit membayangkan ada jenis tanaman baru yang bisa menggantikan padi, gandum, atau jagung sebagai makanan pokok manusia modern

Hanya tanaman Rekaya Genetis yang kemungkinan besar akan menggantikan peran sebagai sumber pangan kita dimasa depan

Tapi beberapa aktivis lingkungan dan ilmuwan masih banyak yang berdebat tentang aman-tidaknya tanaman genetik ini bagi lingkungan maupun kesehatan

Saya harap bagi anda yang serius berkebun dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga, harus selalu mempertimbangkan masak-masak dalam memilih tanaman yang akan ditanam

Jangan hanya karena ada postingan viral tentang manfaat krokot atau ciplukan di FB, lalu anda membabat habis pohon cabai dikebun untuk diganti ciplukan

Cukuplah menanamnya beberapa pohon saja sebagai pelengkap sumber nutrisi keluarga

(ya...tulisan ini dibuat karena prihatin ada teman yang ingin mengganti semua sayur dikebunnya dengan tanaman viral yang sering muncul di FB, ha3x)

kalau pendapat saya diatas salah mohon koreksinya, mari kita memasak hasil kebun hari ini

hari ini kita akan masak jantung pisang
jantung pisang ini harganya murah dan bisa anda dapat dipasar tradisional atau kebun tetangga
pisang sendiri adalah sumber karbohidrat dari Asia Tenggara, nama latinnya Musa Paradisiaca 

Sabtu, 05 Mei 2018

Berburu Tanaman Liar (Sirih Cina/Ketumpang Air)

subscribe kami di Youtube

Berburu Tanaman Liar
Berburu Tanaman Liar (Rosella)
Berburu Tanaman Liar (Ciplukan)
Berburu Tanaman Liar (Kelor)

Satu lagi tanaman liar yang sering kita jumpai dilingkungan sekitar rumah, yang ternyata bisa kita konsumsi

Namanya ketumpang air atau sirih cina, dinamakan ketumpang air mungkin karena tanaman ini suka tumbuh ditempat lembab yang banyak air

Sementara sirih cina mungkin karena rasanya yang sedikit pedas mirip daun sirih, kata cina nya saya tidak tahu berasal darimana ha3x

Pertama saya melihat tanaman ini dari postingan yang viral di FB, ada seorang ibu yang memposting makan lalapan dengan sirih cina

Saya kaget juga, karena tanaman ini banyak disekitar kebon

Setelah browsing dan bertanya ke komunitas menanam, memang benar sirih cina ini bisa dimakan

Manfaatnya pun beragam, ada yang bilang pereda diare, penurun tekanan darah tinggi, atau untuk penghilang jerawat


sirih cina atau ketumpang air yang tumbuh dipot bekas
tanaman ini suka lokasi yang lembab dan tidak terkena matahari langsung
nama ilmiahnya Peperomia pellucida
batangnya berair, berwarna hijau cerah, dan tinggi hanya 20-30cm

mari kita coba cicipi sirih air untuk dilalap
ambil sedikit daun muda dan cuci bersih

cocok dijadikan lalap pendamping sambel pecel dan telur ceplok
rasanya sedikit pedas seperti daun sirih, tapi ini lebih ringan
kalau dimakan sendiri mungkin terasa aneh dilidah
tapi sebagai pelengkap lauk, maka rasa pedasnya bisa melengkapi makan siang kita 

Rabu, 02 Mei 2018

Menyimpan Bubuk Cabai Kering


Sejak dahulu manusia selalu berusaha menyimpan kelebihan pangan untuk bisa dikonsumsi dalam jangka waktu lebih lama

Manusia sadar bahwa tidak selamanya alam bersahabat dan bisa menghasilkan panen yang melimpah

Ada saatnya cuaca memburuk atau serangan hama menggagalkan panen

Beberapa proses pengawetan makanan tradisional masih bertahan sampai sekarang

Misalnya dengan penambahan garam supaya bahan pangan tidak cepat membusuk, yang sering kita temui tentunya ikan asin dan telur asin

Pengasapan, yang biasanya untuk mengawetkan bahan pangan dari daging, seperti daging asap atau ikan asap

Dan yang paling mudah adalah pengeringan dengan bantuan panas matahari

subscribe kami di Youtube
Mewalik Jaya

Metode ini paling populer di Indonesia, karena negara kita diberkahi sinar matahari yang melimpah sepanjang hari

Dan tidak membutuhkan alat atau biaya lebih, tinggal kita jemur diatas genting atau halaman depan rumahpun jadi he3x

Beberapa proses pengeringan yang telah saya praktekkan adalah
Surplus Cabai 2
Menyimpan Bubuk Daun Kelor Kering
Membuat Sale Pisang

Karena panen cabai rawit bangkok saya kali ini melimpah Panen Cabai Rawit Bangkok 2, maka saya putuskan untuk dikeringkan saja

Dibuat bubuk cabai supaya lebih tahan lama dan bisa dipakai sewaktu-waktu

Prosesnya mirip dengan Surplus Cabai 2 tapi kali ini saya kukus terlebih dahulu untuk mematikan bakteri dalam cabai, agar bubuk cabainya lebih tahan lama

panen cabai rawit bangkok dari kebun belakang
saya panen waktu buahnya hijau karena takut rontok kena hujan deras
sekali panen dari 4-6 pohon cabai beratnya mencapai 2kg, luar biasa!
padahal saya tidak pernah memebri perlakuan khusus, tanpa pupuk pabrikan dan pestisida
benih cabai rawit bangkok bisa anda dapatkan di Jual Benih Biji Sayur Eceran Rp 1.000 Murah

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...