Sabtu, 06 Januari 2018

Cupping Coffe Class di Coffe and Cocoa Training Centre Solo

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya di Jalan-Jalan ke Kebun Organik St. Pignatelli

Universitas St Pignatelli yang dari dulu terkenal akan Akademi Bahasa Asing dan Ilmu Ekonomi sekarang juga merambah dunia agrobisnis

Kebun organik yang sudah saya ulas kemarin dan Coffe and Cocoa Training Centre atau biasa disingkat CCTC

CCTC ini diharapkan menjadi tempat berkumpulnya para penggiat industri kopi di daerah Solo

Mulai dari petani, roastery, pemilik cafe, pedagang kopi bisa berkumpul dan berdiskusi di CCTC

CCTC juga memberi pengarahan dan dukungan kepada para penggiat kopi dari hulu sampai hilir



Jika anda berniat untuk terjun ke bisnis kopi baik sebagai petani, roaster, membuka kafe, anda bisa datang ke CCTC untuk belajar segala seluk beluk kopi

Misal, anda berniat membuka kafe kopi tapi bingung harus beli alat apa saja, menggunakan biji atau bubuk kopi, jenis kopi apa yang sesuai dengan target pembeli, dll

CCTC bisa memberi pengarahan yang tepat agar anda tidak habis modal ratusan juta dan merugi diawal usaha

Berbagai pelatihan juga sering diadakan disini, cupping atau uji rasa, kelas Barista, kelas roaster biji kopi, dll

Dengan berbagai pelatihan dan pengarahan tersebut diharapkan para pebisnis kopi lokal bisa bersaing di dalam maupun luar negeri

Berikut adalah dokumentasi saya yang mengikuti kelas pelatihan cupping atau uji rasa jenis-jenis kopi

Cupping atau uji cita rasa ini membantu harga kopi dari petani agar bisa bersaing sesuai kualitas

Ikuti instagram CCTC supaya anda update pelatihan apa saja yang diadakan disini

Biaya? Cupping Coffe selama 3 jam dan menguji 6 jenis kopi yang saya ikuti ini hanya 50rb

Murah sekali!

CCTC ini terletak di kampus St Pignatelli
jika anda orang Solo dan sudah tahu Pignatelli, tinggal masuk kampus 
dan bertanya ke satpam atau security
jika anda belum pernah ke Pignatelli, berikut alamat lengkapnya
Jl. Duwet 1 rt 01/06 Karangasem, Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah
0852-2957-4787
masih satu wilayah dengan ATMI, STM Mikael, dan kampus UMS


peserta Cupping selalu dibatasi maksimal 5 orang
hari ini ada 3 orang yang mengikuti kelas
jika cuaca buruk dan hanya anda yang datang, jangan khawatir
walaupun dengan 1 peserta, kelas tetap akan dilaksanakan penuh
(ya...kelas sebelumnya yang diikuti teman saya, hanya 1 orang peserta)
profesional sekali ya!

sebelum uji rasa dimulai, peserta akan dijelaskan sejarah, visi, misi CCTC
dan diberi print out materi tentang Cupping

pelajaran pertama adalah pengenalan berbagai biji kopi
berbagai biji kopi dari wilayah indonesia ada dikoleksi CCTC, kopi gayo, sumatera, flores, dll
juga diberi penjelasan perbedaan kopi robusta dan arabika
kelas Cupping ini dipandu oleh ibu Laila

ternyata penyimpanan biji kopi ada 3 metode

biji kopi yang masih berbentuk buah kering (paling kiri)
biji kopi yang masih ada kulit arinya (paling kanan)
dan biji kopi yang sudah bersih siap roasted (tengah)

setelah pengenalan biji kopi
para peserta diberi tabel untuk mencatat tiap jenis kopi yang akan diuji rasa
dalam tabel ini ada skor yang harus diisi sesuai jenis kopi 
ada 9 jenis skor yang harus diuji ditiap kopi, fragrance (bau kopi), flavor (rasa kopi), 
aftertaste (rasa yang tertinggal dimulut), acidity (tingkat keasaman), body, balance,
uniformity, clean up, dan sweetness

untuk cupping, biji kopi harus digiling 15 menit sebelum penyeduhan

bubuk kopi segar yang baru digiling

eitss....ternyata kita belum masuk mencicipi rasa kopi
kita diajari dulu bagaimana membedakan setiap bubuk dari berbagai jenis kopi

peserta harus menulis bau awal bubuk kopi di tabel yang sudah disediakan
misal bau bubuk kopi no 1, pedas
bau bubuk kopi no 2, pahit
bau bubuk kopi no 3, asam, pedas, dan sedikit bau kacang, dll
susaaahhh ternyata.... hiks3x

sambil peserta menguji bau bubuk kopi, ibu Laila menyiapkan air untuk menyeduh kopi

dalam menyeduh ada beberapa faktor yang mempengaruhi cita rasa
waktu seduh, suhu seduh, kadar PH air, dan banyaknya air untuk menyeduh
standar yang sering dipakai adalah, 
untuk mangkok 150ml digunakan air panas bersuhu 93 Celcius dan kopi seberat 8,25gr
air yang dipakai adalah air sumur tidak berbau dan berwarna dengan PH normal

oke sekarang saatnya kita menguji bau kopi yang sudah diseduh
ibu Laila memberi contoh cara membau kopi yang benar
uap yang keluar dari mangkok ditutup dengan tangan
setelah itu uapnya dihirup dalam-dalam

peserta mencoba sendiri-sendiri
setiap individu bisa berbeda-beda hasil yang dicium, 
karena memory indra penciuman tiap individu sangat berpengaruh
semakin banyak anda pernah mencium berbagai bau dalam hidup anda, semakin berbagai macam jenis bau yang keluar diotak ketika menghirup kopi

jika anda pernah mendengar kopi yang beraroma nangka, ternyata itu memang benar! 
saya berhasil mengidentifikasi bau nangka, pedas jamu, kacang tanah
dan berbagai bau lainnya di kopi-kopi ini
luar biasa, benar-benar pengalaman unik dalam hidup saya

selanjutnya kita akan menguji rasa kopi
setelah buih kopi mengendap kita bisa mulai menguji rasa
air mineral gelas yang anda lihat dimeja berfungsi untuk menetralkan lidah
sebelum berganti kopi untuk dicicipi maka lidah harus dinetralkan dengan minum air mineral

ibu Laila menjelaskan cara yang benar untuk mencicipi kopi
kopi disendok lalu disruput dengan cepat (sampai keluar bunyi)
penuhi rongga mulut dan lidah dengan kopi lalu telan
anda akan merasakan berbagai sensasi rasa kopi seperti yang tertulis ditabel
flavor, acidity, balance, swetness, dll

setiap peserta akan dibekali 2 alat untuk mencicipi kopi
sendok icip sebelah kanan saya
dan mangkok merah sebelah kiri, mangkok ini berguna jika anda menemukan rasa yang terlalu kuat
hingga lidah anda tidak bisa menerimanya, tinggal keluarkan saja ke dalam mangkok ini 
istilahnya untuk buang sisa kopi dari mulut he3x

setelah selesai mencicipi satu mangkok kopi
bersihkan sendok dengan air bersih yang sudah disediakan


keringkan dengan tisu agar tidak ada rasa yang tertinggal disendok

dalam kelas ini ada 6 jenis kopi yang dipakai
setelah peserta selesai mencicipi satu jenis dan mengisi tabel
maka peserta akan bertukar kopi untuk mencicipi jenis selanjutnya

sambil mengisi tabel para peserta berdiskusi dengan bu Laila
"Saya merasakan pahit yang tidak enak dikopi ini, apa yang harus saya tulis?"

setelah semua peserta selesai mencicipi
sekarang saatnya membandingkan rasa dari tiap peserta
ibu Laila menulis hasil uji rasa tiap peserta di depan kelas
lalu dicocokkan dengan database, 
apakah benar kopi no 1 adalah kopi lawu?
apa benar kopi no 2 adalah robusta?
apa beda rasa robusta dan arabika?
kenapa ada kopi yang bercita rasa nangka?
dll
(karena kopi bersifat menyerap bau, maka ketika ditanam di area kebun nangka, 
kopi tersebut akan mempunyai bau nangka)

selesai sudah kelas cupping hari ini
fiuhh...panjang, melelahkan, tapi banyak ilmu yang saya dapat 
semua yang saya ikuti ini cuma 50rb lo! 
harga yang sama anda bayarkan untuk membeli segelas besar kopi di St**buck

karena diluar gerimis, kami dan bu Laila pun ngobrol-ngobrol dulu menunggu reda
Bu Laila memberi browsur pelatihan roasting atau sangrai kopi, jika anda tertarik silahkan datang ke CCTC

melihat alat-alat pengolahan kopi standar kafe
"Kalau anda ingin membuka kafe dengan dana hanya sekian juta, beli alat ini saja. 
Kopinya bisa beli di CCTC"
kata ibu Laila

selain memberi pelatihan dan pengarahan, CCTC juga punya unit produksi sendiri
tidak cukup disitu, CCTC juga menerima jasa roasting, sortir, dan grinding
jadi jika anda punya biji kopi dari petani, anda bisa membawa ke CCTC 
agar disortir sesuai kualitas, lalu diroasting sampai matang sesuai keinginan (light, medium, dark), sampai digrinding menjadi bubuk kopi, dan dikemas menjadi kopi kemasan siap seduh
Komplit...plit...plitt!!

ibu Laila memberi contoh biji kopi yang diroasting
seperti yang saya singgung sebelumnya ada beberapa jenis roasting 
yang mempengaruhi cita rasa kopi
light, medium, dark, dibedakan berdasar waktu lama roastingnya
wah...saya sepertinya harus ikut kelas roasting juga ini ha3x

hujan diluar sudah reda, jam juga sudah beranjak malam
saatnya kami pulang
terimakasih untuk ibu Laila dan CCTC atas ilmu kopinya
dan terimakasih untuk anda pembaca setia blog saya
yang rela membaca sekian banyak tulisan saya ha3x

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...