Selasa, 08 Maret 2016

Menu Hari Ini Tumis Terong Ungu Bulat

Baron Justus von Liebeg ahli kimia asal Jerman di abad ke 19 dalam monografinya berjudul -Chemistry in its Application to Agriculture (1840) mengarahkan pertanian berubah menjadi arah industri

Konsep kesuburan tanah yang berasal dari proses biologi cacing, cendawan, bakteri dan jutaan organisme lainnya yang hidup dalam tanah disederhanakan menjadi 3 unsur kimia yang sering kita jumpai sekarang

Nitrogen, Phosporus, dan Kalium atau biasa disingkat NPK

NPK adalah jawaban bagi pertanian Industri, tebarkan NPK dan hasil padi atau jagung yang melimpah akan kita dapatkan

Kita tidak perlu pusing memikirkan cacing, cendawan, atau humus lagi dalam pengolahan tanah

Kita tak perlu memikirkan bermacam-macam mineral dalam tanah yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dengan sehat, kalsium, magnesium, manganese, zinc, iron, dll

Dan ketika tanaman melemah karena nutrisinya tak terpenuhi, serangga dan jamur akan lebih mudah menyerang

Lalu petani kita berteriak kembali pada Industri, "Kami butuh Pestisida! Herbisida! Fungisida! Hormon penumbuh, Mineral Sintetis!"

Dan tentunya Industri akan dengan senang hati membuatkan itu semua dan menjualnya kepada Petani

Industri senang, petani kehabisan uang, konsumen meriang karena kenaikan harga pangan tiap tahun

Itulah sekilas wajah industri di dunia pertanian dan pangan sekarang

Dan itulah kenapa saya tidak menyarankan anda untuk menanam pangan dengan teknik-teknik selain organik yang murah dan sehat

Benih pun selalu saya anjurkan untuk menyimpan sendiri, sisihkan sedikit tanaman tiap panen untuk diambil benihnya
Menyimpan Benih Pare
Menyimpan Benih Mentimun
Menyimpan Benih Sawi Jepang

Maaf kalau prolognya terlalu panjang, mari kita masak terong saja!

 terung ungu yang berbentuk bulat nan lucu ini bisa anda dapatkan benihnya 



 untuk pelengkapnya silahkan petik tomat hijau segar 
dikebun anda

 daun salam supaya tumisan anda lebih harum

 dan jangan lupa cabai hijau organik ya :)

 karena terung bulatnya baru masak satu
maka dicarikan teman pendamping terung ungu bengkok (halah!) dan pare segar metik dari kebon

 sayangnya ada satu terung saya yang jadi korban tikus kelaparan hiks3x

 mari masaaaakkkkk....

potong kecil-kecil pare anda
dan remas dengan garam lalu cuci 2-3 kali
supaya rasa pahitnya hilang

 tumis dengan bawang merah, putih, dan bombay
srenggg.....srenggg....

tumis terung kita sudah jadi
mari makaaannnn!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...