Rabu, 23 Desember 2015

Pekan Inovasi Teknologi LIPI Solo 2015

Pernahkah anda menyadari ketika sedang melihat siaran Discovery atau National Geography tentang pencarian kebudayaan kuno sebelum tahun Masehi, artefak kaca yang ditemukan hampir semua tidak ada yang berwarna bening seperti kaca jaman sekarang?

foto mangkok kaca dari Jepang
sumber google

Itu karena proses pembuatan kaca untuk menjadi bening atau tembus pandang baru ditemukan abad ke-15

Tepatnya di Venesia Italia, ketika itu industri kaca Venesia sangatlah berkembang pesat dan menjadi salah satu sumber devisa berharga Italia

Pemerintahan Italia yang sering mendapat protes dari masyarakat karena tungku pembakaran kaca sering menimbulkan kebakaran mulai menerapkan aturan (paksaan?) untuk mengumpulkan semua pengrajin diwilayah khusus

Para pengrajin yang kebanyakan masih satu kerabat ditempatkan di pulau khusus bernama pulau Morano

Bayangkan puluhan pengrajin dengan keahlian mumpuni terkonsentrasi disatu tempat, pengetahuan, informasi, dan inovasi terbaru akan menyebar sangat pesat

Didukung bahwa ikatan kekeluargaan antara para pengrajin membuat pertukaran teknologi dan diskusi semakin berkembang tanpa banyak hambatan

Hingga akhirnya paruh kedua abad ke-15 para pengrajin pulau Morano menemukan penggunaan pasir kuarsa dan kalium yang terbuat dari tumbuhan laut menghasilkan kristal kaca yang murni


Jika anda belum menyadari pentingnya penemuan gelas kaca ini, coba amati sekitar anda barang apa saja yang memakai kaca dan berguna bagi kita

Infrastruktur (kaca dinding pencakar langit, kaca tebal untuk pesawat atau kereta supercepat)
Kehidupan sehari-hari (peralatan makan, jam tangan, layar smartphone)
Kesehatan (kacamata untuk penderita rabun, lensa mikroskop, pipet)
Dan masih banyak lagi....

Yang menarik dari cerita saya diatas adalah proses penemuan suatu inovasi baru dalam satu perkumpulan masyarakat

Istilah lainnya adalah DIFUSI INOVASI

    Inovasi merupakan ide, praktik, atau objek yang dianggap baru oleh manusia atau unit adopsi lainnya. Teori ini meyakini bahwa sebuah inovasi terdifusi ke seluruh masyarakat dalam pola yang bisa diprediksi. Beberapa kelompok orang akan mengadopsi sebuah inovasi segera setelah mereka mendengar inovasi tersebut. Sedangkan beberapa kelompok masyarakat lainnya membutuhkan waktu lama untuk kemudian mengadopsi inovasi tersebut. Ketika sebuah inovasi banyak diadopsi oleh sejumlah orang, hal itu dikatakan exploded atau meledak

Dengan melimpahnya anak muda di Indonesia, jika kita bisa mengumpulkan jutaan pemikiran baru, jutaan ide segar, jutaan imajinasi tak terbatas!

Dengan sedikit pengarahan dari yang berpengalaman, dan boom! Inovasi baru akan lahir!

Ini yang saya lihat dari Pameran Teknologi Tepat Guna yang digelar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama Pemkot Solo 18-22 November 2015 kemarin di mall Paragon Solo

LIPI mengumpulkan 23 peserta yang mengikuti pagelaran ini, mulai dari tingkat sekolah SMP-SMK, perguruan tinggi, UKM, LPMK, Solo Techno Park (STP)

Semua peserta membawa karya terbaiknya untuk ditampilkan, inovasi dan ide menarik karya anak bangsa dikumpulkan menjadi satu

Bukan hanya pengunjung yang mendapat pengetahuan baru, para peserta yang berjiwa kreatif tinggi ini pun saya yakin akan mendapat pengetahuan dan ide baru ketika melihat inovasi peserta lainnya

Dengan segala barang-barang aneh dan uniknya, acara ini sangat menarik warga Solo untuk berkunjung

Mari kita lihat....

(awas Bandwith Killer)

selamat datang di Pekan Inovasi Tekonologi LIPI
 mari kita masuukkk



 ada pembuatan briket dari uang kertas
tenang...ini cuma limbah uang kertas hi3x

 ada stand bagus, mari kita tengok

 taman dinding!
keren

 spesial buat anda saya fotokan konstruksinya
terdiri dari pakis yang biasa untuk anggrek sebagai pegangan akar
dan karpet tebal untuk menyerap air
 ini unik ada kantong semar didalam botol kecil
sayang saya tidak sempat bertanya, karena penjaga stand sibuk melayani pengunjung lainnya

 alat pengolah air gambut agar bisa dikonsumi
ribet dan mahal kayaknya ya

 UAV rakitan sendiri
tinggal pasang kamera, bisa buat ngintip kebun tetangga #eh

 stand yang berisi berbagai macam robot ini ramai sekali pengunjungnya

 stand dari SMP AL-ISLAM 1 Solo
membuat charger handphone dengan tenaga mekanik (engkol pakai tangan)

 oke...anda bisa menemukan produk mechanical charger di online shop
ah, jangan-jangan itu idenya niru? ah beli aja gampang
tapi melihat adik-adik SMP kita merakit dan menerangkan ke pengunjung tentang cara kerja alat buatannya (benar-benar bisa buat ngecharge hp salah satu pengunjung!)
keren lo! anda SMP dulu bisa buat apa? he3x

 tertarik?
silahkan hubungi nomor ini

 stand sekolah saya Mikael Surakarta
emmm.....apa inovasi yang dibawa? kok sepi?
ah sudahlah, lewat saja
 stand dari SMP 1 Solo
ternyata banyak smp-smp yang ikut pameran lo
dulu saya smp kerjaanya cuma nonton samurai-x

 adik kita SMP 1 Solo ini membuat alat deteksi tanah longsor
saya cuma melongo....pinter amat??

 kalau ini dari UNS Solo

 membuat batako moduler
apa itu? mari kita lihat bentuknya

 jadi konsepnya, batako yang saling berpasangan
menjadikan lebih mudah dalam menyambung dan lebih kuat cengkraman antar batako
mirip lego!

 tidak cuma batakonya saja
struktur untuk kolom juga ada
jujur saya baru dengar inovasi batako moduler disini, bagus yak
 membuat biodiesel dari minyak jelantah
aduhh....saya lupa ini karya dari sekolah mana, yang jelas dari jurusan kimia
maaf...maaf...
 Gropesh juga hadir dengan pemanfaatan sampahnya

 sampah koran yang disulap jadi bunga mawar

 bor piobori untuk membuat lubang biopori dihalaman

 dari adek kita SMP 4 Solo!
Sistem Penyimpanan Bawah Tanah untuk menjernihkan air hujan

 menggunakan saringan bertahap sistem ini mampu mengubah air hujan menjadi layak konsumsi
dengan semakin mahalnya listrik untuk pompa air dan biaya PAM yang tidak sedikit
saya yakin sekali kedepan sistem penyimpanan air hujan akan banyak dilirik orang

 stand dari kecamatan Banjarsari
kebetulan saya kenal dengan penjaga standnya
saya pernah mengikuti presentasi alat pembuat minyak dari plastik buatan beliau sendiri
cerdas, kreatif, dan tak mudah putus asa!
 kali ini beliau membawa alat pembuat santan dari kelapa dan alat pembuat eskrim dengan mesin otomatis
cocok sekali untuk industri ukm atau hajatan yang membutuhkan santan dalam jumlah banyak

 stand dari SMK Kristen 1 Solo
termasuk yang paling ramai pengunjung

 dengan andalannya alat Pawang Geni yang dulu sempat dipopulerkan oleh pak Jokowi

 ada satu lagi yang tak boleh saya lewatkan
alat pembuat kertas dari limbah kemasan plastik

 jadi kemasan bekas dicacah dulu dengan alat pencacah dokumen
lalu dipres sampai padat

 jadinya seperti ini...bagus buat kerajinan

 bio seeding block
apa pula ini?
 oh ternyata media pembibitan tanpa polybag, jadi hemat biaya
tapi apa tidak hancur ya kalau disiram air?
oh ya diluar negeri metode ini sudah populer, silahkan googling "seedling block"
 anda tertarik?
silahkan hubungi nomor ini
 wah ada juga yang menyediakan spirulina
tanaman air yang banyak manfaatnya
silahlan googling "spirulina"

 loh...loh....ternyata Indonesia sudah bisa budidaya spirulina sendiri to?
saya kira masih impor
 ternyata betul spirulina air tawar pertama di Indonesia berhasil dibudidayakan di daerah Tawangsari Sukoharjo
diliput oleh televisi nasional juga!
 
 ihhh....kereeeenn!!!

 stand SMK 5 Solo yang banyak membawa peralatan-peralatan kreatif

para siswa sedang mempraktekan dan menerangkan
alat penutup botol otomatis

  
alat penyiram tanaman otomatis dalam skala kecil
cocok untuk pertanian besar kayaknya, kalau cuma kebun saya 
mahal di ongkos hiks3x
 wuaahhh....keren dan puaslah
semoga tahun depan bisa diadakan lagi dan lebih seru

istirahat dulu sambil ngeteh biar tidak panik
he3x

Bahan: BBC, Natgeo, Discovery Documenter

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...