Senin, 21 Desember 2015

Menanam di Pot Atau Tanah?

Banyak yang bertanya pada saya, apakah bisa menanam sayur di pot/polybag?

Bisa, jawabannya tentu bisa!

Tapi apakah bisa mendapatkan hasil yang maksimal seperti menanam ditanah langsung?

Harus diakui, susah.....tanpa perawatan khusus tanaman dipot atau polybag tidak akan bisa menyamai dengan tanaman yang ditanam di tanah langsung baik dari segi kesehatan tanaman maupun panen yang dihasilkan

Akar tanaman yang ditanam di pot tidak akan sebebas dan sebanyak jika ditanam di tanah langsung

Cacing, serangga-serangga pengurai tanah, suhu yang lebih stabil, dll akan susah ditemui jika tanaman ditanam di pot

Jika anda sudah selesai panen dipot dan mengganti tanahnya dengan baru, coba perhatikan tanah bekas tanam kemarin

Pasti keras, tidak berongga sama sekali, dan kering

Hal ini tidak akan anda dapatkan dibekas tanam tanah, jika anda merawat tanah kebun anda secara alami tanpa pupuk atau pestisida kimiawi, saya jamin tanah kebun anda akan gembur, lembut, lembab, dan bisa ditanami kapan saja

Tapi jangan khawatir dengan segala keterbatasan itu menanam dipot atau polybag tetaplah akan populer ditahun-tahun mendatang, mengingat semakin sempitnya lahan diperkotaan

Hampir separuh tanaman saya juga saya budidayakan dipot

Jadi bukan maksud saya mengecilkan peran pot/polybag, hanya sedikit memberi kenyataan bahwa menanam di pot tidak akan bisa sesubur kalau menanam ditanah langsung

Anda bisa mengakali dengan beberapa trik yang sudah saya tulis sebelumnya
Mendaur ulang tanah bekas pot dengan Compost Bin
Memakai metode Hugelkulture

 terong yang saya tanam ditanah
terong ini sudah 2 kali panen tapi tetap mengeluarkan buahnya



 walaupun dipanen ketiga ini buahnya kecil-kecil dibanding buah pertama

 deretan terong yang saya tanam ditanah
segar, besar, tanpa perawatan khusus apapun!
malah kalau batangnya mengganggu jalan saya potongi he3x

 hamanya pun tak sedikit yang menyerang

 tapi karena ekosistem dikebun saya sudah terbentuk dengan baik
maka berbagai hama dan serangga ini tidak merusak tanaman-tanaman saya

 buahnya pun mulus dan cantik
menunggu untuk segera dipanen he3x

 sementara ini terong yang ada dipot
daunnya layu (sudah saya siram tiap pagi), batangnya kecil, dan pertumbuhan pun tak sebesar ditanah

 hama yang menyerang juga sama
kebanyakan kutu daun

tapi entah kenapa tanaman yang ditanam dipot seakan kalah dengan serangan hama yang tak seberapa ini
kesimpulan saya, jika anda ingin menanam sayur yang cepat dipanen (sayur daun) bisa ditanam di pot
tapi untuk tanaman yang berbuah dan berakar juga berbatang besar (tomat, cabai, terong)
lebih bagus ditanam di tanah langsung

1 komentar:

  1. Salam mas Daniel. Mas nama saya mas amir. Mas, ditunggu artikel dengan topik ekosistem kebun. Bisa jadi inspirasi pertanian tanpa pestisida, karena menggunakan biokontrol

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...