Kamis, 19 November 2015

Mencicipi Seblak Instan

Di kemajuan teknologi sekarang, inovasi produk-produk seakan tak pernah berhenti untuk memikat masyarakat

Semua serba instan, online, cepat dan memudahkan para masyarakat untuk mendapatkan produk yang diinginkan

Ini adalah resiko dan peluang bagi para wirausahawan dalam mengelola usahanya

Jika kita dalam berbisnis tak bisa tanggap akan teknologi, keinginan masyarakat, dan masih berorientasi kolot, kehancuran didepan mata

Sudah berkali-kali saya melihat bisnis yang dibangun sekian lama harus ditutup karena tidak bisa mengikuti perkembangan jaman

Pun usaha baru yang mencoba terjun di sengitnya dunia bisnis, harus mundur karena tak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang selalu berubah

Memutuskan untuk mendirikan suatu usaha sendiri memang tak mudah, anda dituntuk cerdik, pintar membaca peluang, cerdas mengelola keuangan, dan memenuhi keinginan pembeli

Anda pintar dan selalu mendapat ranking selama pendidikan? Jadilah karyawan yang sukses diperusahaan bonafit

Tapi jika anda cerdas, pantang menyerah, tidak takut kegagalan. Jadilah wirausahawan, bersaing sengit dengan ribuan usaha lainnya.

Sukses? Belum tentu, akan lebih banyak kegagalan yang anda lihat daripada kesuksesan

salah satu quote dari Pram yg menohok


Dan salah satu hasil kreasi para wirausaha-wirausah cerdas itu adalah ini

Seblak instan. 
saya pesan di lapak online seblak instan

Seblak adalah makanan khas Bandung yang terdiri dari kerupuk yang direbus dan lalu dimasak dengan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, garam, kencur, dan cabe rawit. Memang sepintas mirip caranya dengan membuat mi atau kwetiaw goreng atau rebus dari bahan kering.

Makanan asli Bandung ini masih jarang hadir di Solo, saat ini saya hanya melihat satu-dua kios di Solo yang berjualan Seblak

Walaupun baru melakukan penetrasi di Solo, saya kira kedepan makanan asal Bandung ini akan akrab dilidah masyarakat Solo seperti siomay atau batagor

Uniknya baru saja makanan khas ini masuk, sudah ada Seblak Instan juga yang mulai hadir Solo

Lebih ringkas dibawa, bisa dinikmati kapan pun anda mau, dan lebih awet disimpan lama, inovasi makanan yang bagus!

Kita coba yuk!

paket seblak instan
harganya...ah saya lupa

Rabu, 18 November 2015

Kopdar Tanam Apa Saja Lahan Terbatas (Menyimpan Benih Cabai)

Masih dari kelanjutan artikel kopdar sebelumnya

Selain bagi-bagi bibit, pembukaan bank benih, dan sesi tanya jawab

Kegiatan rutin di kopdar Tanam Apa Saja adalah membagi pengetahuan tentang menanam

Biasanya disesuaikan dengan materi yang dikuasai oleh para anggota

Jadi tiap bulan selalu ada ilmu baru yang bisa kita dapatkan, cara mengembang-biakan caladium dari umbi, cara mencangkok yang benar, berbagai cara merawat anggrek, dsb

Dan di kopdar ini di demontrasikan cara menyimpan benih cabai oleh bapak Riyadi, salah satu petani buah naga dan pakar agrikulutur dari Sukoharjo

Saya dulu pernah membuat artikel sendiri tentang menyimpan benih cabai, tapi setelah melihat demonstrasi dan penjelasan panjang lebar oleh ahlinya di kopdar ini....

Sepertinya saya harus insyaf, bahwa metode ini lebih baik daripada punya saya he3x

Mari kita lihat

 semua harap tenang...harap tenang...
demontrasi membedah cabai akan segera dimulai



Selasa, 17 November 2015

Menu Hari Ini Tumis Terong dan Telur Dadar

Kelaparan di tanggal tua?

Cuma lauk indomie atau sarden di pertengahan bulan? ah itu cuma mitos...

Tinggal ke belakang rumah dan petik sayur dari kebun kecil anda

Masak sebentar, sreng....sreng.... lauk sehat nan lezat siap disantap

Walau cuma sederhana tapi jika panen dari hasil kerja keras sendiri rasa puasnya tak terkira

 ini terongku mana terongmu? he3x
selain sehat bagi tubuh, terong ini juga memperlancar pencernaan
setiap makan terong, esok harinya dijamin lancar ke belakang wes....wesss....!


Senin, 16 November 2015

Menanam Tomat Mawar/Ranti

video review tentang tomat mawar
yang ini buah tomatnya berbentuk belimbing tidak kayak dipostingan bawah
ha3x

Beberapa bulan lalu ada benih tomat baru di Jual Benih Biji Sayur Eceran Rp 1.000 Murah

Namanya Rewako F1 dari Panah Merah, tapi umumnya orang menyebutnya tomat mawar atau tomat ranti

Dari sumber yang saya baca, tomat ini adalah tomat varietas lokal yang dulu dengan mudah dijumpai dikebun warga

http://jatim.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/berita/janganlupa/662-ekspedisi-8-orang-pintar-suka-makan-ranti

Mungkin karena kalah bersaing dengan tomat varietas baru, jadi petani mulai jarang menanam tomat jenis ini

Tapi karena sifat lokalnya itu berarti tomat ini bisa kita simpan benihnya untuk menanam dimusim berikutnya (bukan hibrida/GMO)

Menanamnya pun mudah, tidak rewel, tahan hama, buah super besar-besar, walaupun populasi buah dalam satu pohon kalah banyak dibanding tomat hibrida

Ayo kita lihat bagaimana bentuknya

 pentil tomat ranti
mungkin karena bentuknya bergelombang jadi disebut tomat mawar
benihnya bisa anda dapatkan di Jual Benih Biji Sayur Eceran Rp 1.000 Murah

Rabu, 11 November 2015

Kopdar Tanam Apa Saja di Lahan Terbatas (Ibu Ester Tien)

Jika anda selalu haus akan pengetahuan baru dan ingin bertemu dengan orang-orang baru

Maka saya sarankan anda untuk ikut sebuah komunitas sesuai dengan hasrat anda

Komunitas pengetahuan, entreupenur, memancing, pencinta binatang, atau komunitas bertanam seperti yang saya ikuti kali ini

Pertama kali saya ikut kopdar Tanam Apa Saja ini ketika kopdar diadakan di taman Balaikambang

Walaupun saya tidak bisa rutin dalam mengikuti kopdar yang diadakan, saya selalu usahakan ikut berdiskusi di grup facebooknya

Akan banyak sekali manfaat positif yang bisa anda dapatkan jika bergabung dengan suatu komunitas

Ilmu baru sudah pasti akan anda dapatkan, masing-masing anggota mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang unik

Belasan-puluhan tahun ilmu yang mereka dapatkan dan mereka bagikan di komunitas, sungguh itu adalah suatu hal yang sangat berharga bagi saya

Ini seperti berjalan ditengah perpustakaan yang berisi puluhan-ratusan buku pengetahuan, ada yang mahir tentang anggrek, ada yang spesialis cabai, ada juga yang pintar budidaya tanaman karnivora, dll

Lebih menariknya kita tak usah susah-susah membaca satu persatu buku tersebut, mereka dengan senang hati akan menceritakan isinya, berdiskusi, dan mengisi bagian-bagian otak kita yang masih kosong dengan ilmu baru

Juga tak menutup kemungkinan kita membuka peluang bisnis baru dengan sesama anggota komunitas

Singkat kata mari kita lihat kopdar Tanam Apa Saja di Lahan Terbatas yang kesekian kalinya (saya lupa ini kopdar keberapa) di rumah ibu Ester Tien, salah satu kolektor dan ahli anggrek di kota solo


 lumayan banyak yang datang
karena semua tidak muat kalau foto bareng jadi beberapa terpaksa gak masuk frame
hehehehe

Sabtu, 07 November 2015

Menyimpan benih Basil

Basil adalah salah satu herb yang bisa dengan mudah tumbuh di iklim dataran rendah

Tanaman ini tahan panas dan kering, mungkin karena masih saudara dengan kemangi jadi sifat bandelnya tidak beda jauh

Jika dulu saya sempat menulis untuk mengembang biakkan basil dengan cara stek batang

Sekarang kita akan menyimpan benihnya, dengan mempunyai simpanan benih sendiri maka kita bisa menanam sewaktu-waktu kita inginkan

Mau sebulan lagi atau enam bulan lagi bisa kita lakukan, dan tak terhalang tempat

Jika anda pindah rumah benih ini bisa anda bawa dengan mudah dan ditanam di rumah baru

Atau jika anda ingin membagi tanaman ini dengan saudara di luar pulau, semua bisa dilakukan jika kita punya cadangan benih sendiri

 tanaman basil saya
entah keturunan kebrapa dari induknya, saya stek batang terus menerus
buat mengganti tanaman yang tua dan dibarter denga sesama pekebun ^_^


Jumat, 06 November 2015

Menu Hari Ini Tumis Pak Choy

Tujuan saya dalam menulis blog ini selain untuk berbagi pengetahuan dan hasrat menanam dengan anda

Juga sebagai pengingat saya sendiri akan bermacam-macam kegiatan dikebun saya

Bulan kemarau kemarin saya sempat kebingungan, sayur apa yang harus saya tanam?

Sementara terik sengat matahari sangat luar biasa, lebih panas dari tahun-tahun sebelumnya


Sampai 36 derajat Celcius!

http://www.solopos.com/2015/11/04/cuaca-ekstrem-cuaca-panas-solo-berlanjut-hujan-baru-turun-akhir-november-658252

Tomat, terung, cabai, masih kuat bertahan di musim kemarau ini

Tapi saya butuh juga sayur daun untuk sumber lauk dan nutrisi keluarga

Setelah buka-buka arsip blog saya sendiri, ketemu jenis sayur daun yang kuat ditanam di musim kemarau

http://mewalik-jaya.blogspot.co.id/2014/11/menu-hari-ini-sop-sayur-pakchoy.html

Sawi Pak choy atau masih sejenis dengan sawi sendok

Pak choy ini teksturnya lebih lembut daripada sawi sendok biasa, daunnya lebar dan jika dimasak lembut

Singkat kata setelah umur 30-45 hari saya pun panen pak choy dari kebun belakang


 walaupun cuaca panas kering tetap tumbuh suburrrr

Memanfaatkan Jerami Kering

Jerami kering punya banyak kegunaan yang bisa kita manfaatkan untuk kebun kita

Yang paling populer yaitu sebagai penutup tanah (mulsa) seperti di metode Masanobu Fukuoka One Straw Revolution

Jerami yang digunakan sebagai mulsa akan menjaga kelembapan tanah, menghalangi rumput liar tumbuh, dan lama-kelamaan membusuk menjadi kompos

Selain itu kita bisa menggunakannya sebagai alas kandang ternak, seperti ayam, bebek, kelinci, dll

Jerami akan menjaga suhu kandang tetap stabil dan nyaman sebagai alas ternak kita

Setelah jeraminya penuh dengan  kotoran kita tinggal mengambilnya dan menggunakannya sebagai mulsa untuk tanaman kita

Dijamin tambah subur!

 di pinggir-pinggir solo yang masih banyak lahan pertanian
jerami-jerami kering banyak ditemukan sehabis panen padi
minta ijin terlebih dulu ke pemilik sawah, biasanya anda akan dipersilahkan mengambil jerami tersebut

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...