Rabu, 07 Oktober 2015

Menu Hari Ini : Tumis Bayam Merah

5-6 tahun yang lalu ketika masih bekerja dipabrik, saya pernah mendapat wejangan dari salah satu pemimpin perusahaan yang tak saya lupakan sampai saat ini

Waktu kami dan beberapa teman kerja sedang makan siang bersama, obrolan ringan tentang kegiatan sehari-hari dipabrik mulai menanjak ke obrolan berat tentang ekonomi dan ideologi

"Lihatlah beberapa tahun kedepan, akan tiba saatnya masyarakat lebih memilih membeli lauk dan makanan dari warung atau rumah makan daripada memasaknya sendiri di dapur"

Ini perkataan beliau yang selalu saya ingat sekarang, saya yang memang suka berpikir agak dalam terus mengingat dan memikirkan maksud perkataan beliau

Beberapa tahun kedepan harga-harga makanan (sebagai salah satu kebutuhan hidup utama manusia) akan mencapai titik dimana lebih murah membelinya di pihak ketiga (warung/rumah makan) daripada kita membeli dari pasar dan memasaknya sendiri didapur

Dan ini memang kenyataan, sekarang dengan uang 10 ribu saya bisa mendapat nasi sayur dan beberapa kerat daging atau tahu sebagai lauk makan

Sementara jika memasak sendiri, memilih dan membeli bahan pangan sendiri dipasar

Pasti lebih mahal dari 10rb!

Apa pentingnya hal ini?

Menurut saya ini penting sekali, karena ini berarti proses pengolahan makanan di rumah makan/warung mencapai efisiensi yang mampu memberi harga murah kepada masyarakat

Dan ketika masyarakat mulai tergantung pada rumah makan/warung untuk menyediakan segala kebutuhan pangannya, seketika itu juga satu kemerdekaan kita telah terenggut

Kita tak akan bisa mengontrol nilai gizi yang terkandung dimakanan yang kita beli, kualitas bahan yang dipakai, begitupun nilai-nilai kebersamaan sebagai keluarga utuh ketika memasak bersama akan hilang


Makanan -yang berpengaruh terhadap kesehatan kita- akan sepenuhnya dikendalikan oleh pihak ketiga

Kita tidak bisa protes kalau ayam yang kita beli sudah disuntik berbagai macam obat, sayur yang kita beli sudah disemprot pestisida, jagung yang kita santap sudah dimodifikasi genetiknya sedemikian rupa, dsb

Tentu lama-kelamaan akan berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, karena masyarakat tidak bisa mengkonsumsi bahan pangan yang terbaik kualitasnya

Jadi selalu sempatkan untuk memasak menu harian anda sendiri

Walaupun anda tak se-ahli koki restoran bintang lima

Tapi percayalah, suami dan anak anda akan lebih menghargai masakan yang dibuat sepenuh cinta oleh ibunya ^_^

 bayam merah di pot yang sudah siap dimasak
bayam termasuk sayur yang tahan panas, dan bisa dipanen 2 kali


 potong batangnya separo saja
sisakan sedikit agar bisa tumbuh kembali

 siap dimasaaakkk

 cari tomat dulu biar masakan saya tambah sedap 
 masih hijau sih
tapi lumayan buat penambah cita rasa segar ditumisan nanti

 cuci yang bersihhh

mari makaaannnnn..........
tumis bayam merah dan daging bandeng sisa kemarin malam he3x
puji Tuhan masih bisa makan hari ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...