Selasa, 30 Juni 2015

Jalan-Jalan ke Kebun Gizi Ngemplak Sutan Solo

Ting...!!

Di siang hari yang terik itu hp saya berbunyi, datang sms dari teman saya Romadhon

Beliau bertanya apakah bisa berkunjung dan melihat kebun kecil saya

Sialnya siang itu saya sedang keluar mengantar pesanan benih ke beberapa rumah dipelosok Solo

Tapi Mas Romadhon dengan sabar bersedia menunggu saya pulang sampai rumah

Sesampai dirumah Mas Romadhon sudah menunggu sambil membawa buah tangan (hiks3x makasih Mas, ups...anda tak perlu bawa apa-apa kalau datang kerumah saya lo)

Dan kamipun ngobrol-ngobrol tentang menanam sayuran, Mas Romadhon tertarik untuk melihat cara saya menanam sayur dirumah

Dengan senang hati saya mengajak keliling dan menerangkan sedikit tips dan trik menanam sayur

Mas Romadhon melihat kebun mini saya
silahkan add fbnya jika anda tertarik untuk melihat kebun gizi

Di akhir perbincangan Mas Romadhon menunjukkan video warga di kampungnya yang juga aktif dalam menanam berbagai sayur sendiri

Beliau bercerita kalau dikampungnya Ngemplak Sutan, Jebres dibangun Kebun Gizi yang sudah berjalan 2  tahun terakhir, Kebun Gizi ini sudah  mendapat kunjungan dari berbagai pejabat maupun liputan dari media lokal dan Nasional


Walah...ternyata kali ini saya kedatangan tamu yang sudah mahir dalam berkebun dan berorganisasi

Saya jadi malu hi3x

Singkat kata saya mendapat undangan untuk melihat sendiri Kebun Gizi di Ngemplak Sutan, Jebres, Mojosongo Solo

Tanpa banyak basa-basi hari minggu 28 Juni 2015 kemarin saya langsung menuju TKP bersama teman saya Dani Senja

Kesan pertama ketika saya datang, saya cuma bisa melongo dan berkata..... KEREN!! (entah berapa kali saya berkata, ini keren! itu keren sekali!)

Hampir seluruh halaman rumah warga ditanami sayur mayur dengan rapi, tidak ada ruangan yang luput tanpa terdapat polybag berisi sayuran

Sambutan warga juga hangat sekali, setiap kami melintas dan melihat hamparan sayur didepan rumah akan ada pemilik rumah yang keluar dan dengan senang hati diajak mengobrol

Kami berdua hampir tidak percaya kalau ini masih di kota Solo! Ini seperti lokasi agrowisata yang bertemakan kampung sayur

Bahkan ada beberapa perwakilan warga yang dengan sukarela mendampingi kami berjalan-jalan dan melihat kebun-kebun milik warga

Total ada 4 orang yang berjalan mendampingi kami dan menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan dengan sopan sekali, saya jadi mirip Pejabat yang meninjau Kebun Gizi milik warga hahahaha

Dari berbagai keterangan dan jawaban, berikut yang berhasil saya rangkum dan saya jadikan 3 postingan berserta foto-fotonya
  1. Postingan pertama (posting ini) saya akan memperlihatkan betapa asrinya halaman depan warga Ngemplak Sutan yang dipenuhi sayuran hijau
  2. Postingan kedua akan saya ulas tentang bagaimana pertama kali warga Ngemplak Sutan memulai program Kebun Gizi ini dan pembagian kebun perwilayah
  3. Postingan ketiga berisi teknis warga dalam mengelola kebunnya, media tanam, pengairan, konstruksi menanam, dll
Yuk mari langsung kita lihat saja dokumentasinya.....

 pertama datang langsung disambut gerbang yang indah
lokasinya dari SMA 8 Solo ke timur sampai turunan dan ada perempatan
belok naik ke utara kurang lebih 500m
(sebelah utara Perum Puncak Solo)


 sepanjang jalan anda akan melihat pot dan polybag berisi sayur

 ada selada, sawi, kembang kol, dll

 lihat halaman rumah yang disulap menjadi kebun sayur ini
keren!

 80% warga semua menanam sayur dihalaman rumahnya

 selada keriting yang subur

diatas saluran air pun tak luput untuk disulap menjadi kebun sayur

 bunga kol

 sampai tempat-tempat sempit dibawah pohon pisang juga ditanami sayur!

 selada merah yang cantik

 entah ini rumah keberapa yang kami kunjungi
semua rumah ada sayurnya, gile benerr

 sambutan para pemilik rumah pun selalu hangat setiap kami datang melihat
dengan senang hati kami diperbolehkan masuk dan bertanya-tanya

 pot-pot berisi sawi segar

 lihatlah pot-pot yang berjejer rapi ini
cantik sekali!

 semua warga disini membudidayakan sayur secara organik jadi semua memakai tanah, 
sepanjang pengamatan saya tidak ada yg menanam secara hidroponik atau aeroponik
mahal dan ribet kata warga

 kebun milik Mas Romadhon
luasssnya

 mas Dani berpose dengan pepaya
pepayanya mantaappp!!

 ada tanaman toga juga

 berkunjung ke rumah Pak Waluyo yang ramah melayani berbagai pertanyaan
selain menanam unutuk konsumsi sendiri beliau juga menyediakan bibit sayur hidup
dengan harga super murah

 di setiap depan rumah warga yang ikut berpatisipasi menanam 
dipasang spanduk seperti ini
memang program ini bekerja sama dengan Rumah Zakat

hamparan sayur milik Pak Waluyo
saya cuma bisa berdecak kagum dengan semangata warga disini

4 komentar:

  1. Wah. ini aku dulu sering lewat pak dhe. nek ameh ngapeli pacar lewat kampung iku ben seger.

    BalasHapus
  2. Maaf mau tanya tanaman katuk adakah??? Trimakasih
    #butuh bgt

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...