Senin, 06 April 2015

Menu Hari Ini Sup Oyong

Pagar kebun saya adalah display paling sukses untuk menarik tetangga dan orang yang lewat agar tertarik memulai berkebun

Tahun kemarin saya menanam pare yang sukses membuat tetangga selalu berhenti sebentar sekedar menyapa dan bertanya trik menanam


http://mewalik-jaya.blogspot.com/2014/06/share-your-surplus.html

Saya pun dengan senang hati menerangkan cara menanam, kenapa kita harus menumbuhkan pangan sendiri, dan tips menanam secara organik

Dan sering diakhir pembicaraan singkat itu saya petikkan satu-dua biji pare segar dari kebun untuk dibawa pulang

Saya kira cara ini lebih efektif daripada cara saya sebelumnya Bertanam gerilya

Supaya tidak bosan maka tahun ini giliran oyong/gambas yang saya tanam dipagar

Karakteristik oyong mirip dengan pare, tahan hama, tahan panas/hujan, lebat, dan banyak buahnya

Hanya saja kalau oyong harus agak sabar menunggu umur siap panen, agak lebih lama sedikit dan jumlah buahnya juga tak sebanyak pare

Tapi buahnya yang lebih besar dan panjang membuat kita lebih puas melihatnya bergandulan dipagar he3x

 dipilih yang besar untuk dimasak

 cukuplah 2 biji untuk sayur makan siang

 narsis dulu sama ponakan

 ada yang bilang kulit oyong tak perlu dikupas kalau dimasak
tapi dikupas sajalah

 tumis bumbu dulu

 setelah harum bumbu dicampur dengan rebusan bakso+oyong

 mumpung masih panas segera disantap

 walaupun ukuran oyong besar tapi teksturnya masih lembut dan renyah
hajaaarrrrr!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...