Rabu, 08 April 2015

Budidaya Marmut (5) Mati Mendadak

Budidaya marmut saya  selama ini lancar-lancar saja

Pakan dari rumput, kotoran dijadikan kompos, marmut juga beranak pinak dengan bahagia

Sampai bulan ini ketika cuaca berubah ekstrik karena pergantian musim hujan ke musim kemarau

Awalnya cuma satu, lalu berturut-turut marmut saya mati lemas

Pokoknya ketika cuaca siang hari sangat terik, bisa dipastikan ada beberapa marmut yang mulai lemas

Tidak bisa bangun, mata melotot, dan badan kaku

Jika sudah terjadi seperti ini maka hanya menghitung jam saja marmut akan mati, total ada 10-12ekor marmut saya mati sia-sia

Usut punya usut, marmut saya kena serangan jantung karena kepanasan

Padahal air minum selalu saya jaga penuh tiap hari lo....kok masih kepanasan?

Ohhh.....ternyata karena konstruksi kandang saya yang salah

Dengan atap dari plastik dan dinding kawat tanpa penutup, marmut-marmut saya tidak bisa berlindung ketika panas menyengat

Aduhh.....langsung saja saya tambahin atap dan penutup biar gak musnah marmut sumber pupuk saya

kandang saya 
atap plastik, tanpa penutup dinding
ketiak siang hari panas luar biasa



 marmut yang terkena serangan panas
diam, mata melotot, tidak bergerak
untuk pertolongan pertama segera taruh tempat adem dan kasih minum air
jika tidak terlambat kemungkinan marmut masih tertolong

 ke toko kayu terdekat
caria atap daun kelapa, harganya 50ribuan

 untuk dinding cukup satu lembar anyaman daun kelapa
5ribu rupiah

 atap ini terdiri dari 2 lapis dan konstruksi juga kuat
tinggal pasang

 setelah dipasang

selesai semua
marmut saya tidak kepanasan lagi ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...