Kamis, 28 Februari 2013

Menu Hari Ini

Setelah tanya sama mbah google, ketemu juga cara menghilangkan rasa pahit selada.
Dimasukkan kulkas semalam dan dicuci bersih! Lumayan juga ternyata, pahitnya sisa sedikit

Akhirnya bisa makan selada hasil tangan saya sendiri :mewek:

selada segar siram sambal pecel plus tempe

Tapi kok gak nendang sama sekali di perut buncit saya ya? huehehehheheh

Tenaaannggg....msaih ada sawi segar yg baru dipanen

  
GROW YOUR OWN FOOD!!

Selasa, 26 Februari 2013

Penyiraman Sistem Tetes (Drip Irrigation)

Karena saya adalah orang yg malas dan pelupa, maka mau tak mau harus cari sistem penyiraman yg hemat waktu yaitu Drip System.

Kemarin pas jalan2 di Ace ada timer otomatis untuk menyiram tanaman, tapi harganya minta ampun.... Rp 450.000,-an! itu juga belum peralatan pendamping lainnya.

Akhirnya setelah putar otak, minta bantuan tetangga kanan-kiri dapat juga infus bekas. Lumayan buat Drip System made-in sendiri he3x.


Kurangnya dibanding beli timer:
  • Satu infus hanya untuk satu pot/polybag, sudah saya coba sambung sana sambung sini belum bisa untuk nyiram lebih dari satu pot. Sementara kalau beli alat yg di ace bisa buat banyak tanaman.
  • Ada filternya, ada filter kecil sebelum air keluar dari selang. Mungkin agar tidak ada kotoran yg masuk ke tubuh, karena ada filter ini saya gak berani kasih air lele ke dalam infus. Takut mampet he3x
Yang ini pakai botol dilubangi trus dibalik



Gambar ini saya nemu di web luar negeri, pakai pot tanah. Jadi tanah menyerap air yg merembes keluar dari pot tanah.


Tikus Revenge!

Dengan mata kepala saya sendiri melihat dua ekor tikus lemu ginuk-ginuk dengan enaknya nggayemi (mengunyah santai) sawi saya!

Keterlaluan!


pasang perangkap tikus


nb: 2 hari ini induk kucing saya pergi entah kemana, anaknya masih belum berani sama tikus got yg segede gaban

Panen Selada Perdana

Panen selada perdana saya, luas raft 1x1m dengan 35lubang. Berat kotor 1kg.



Tapi kok rasanya pahit ya? hiks3x

Setelah browsing sana-sini akhirnya nemu masalahnya disini....
Suhu tinggi menyebabkan selada cenderung tumbuh generatif, gagal membentuk telur, mempercepat kebusukan, dan menyebabkan rasa pahit.

Panas! yak kayaknya emang gak cocok disuhu panas daerah Solo, tapi jangan menyerah!
Sampan sudah dikayuh, jangkar sudah diangkat, harus bisa untuk budidaya selada!

Saya mau cari benih yg lain atau metode yg baru agar bisa panen selada dari kebon :p

Jual Benih Sayur Eceran Rp 1.000  

Sabtu, 23 Februari 2013

Memori

Apa yang ada dipikiran anda ketika jalan-jalan dan melihat seperti ini?


Saya langsung berhenti dan segala kenangan masa kecil meluap keluar memenuhi pikiran saya, hiks3x

Jumat, 22 Februari 2013

Pendingin Tanpa Listrik

Bagi kita yang kesulitan tenaga listrik entah karena lokasi atau tarif PLN yg makin naik, kulkas adalah barang mewah. Sementara di cuaca tropis Indonesia yang panas kita membutuhkan sistem penyimpanan makanan dengan temperature rendah agar bahan makanan lebih awet.

Masyarakat di Afrika sudah sejak lama menemukan solusinya, mereka menggunakan pot tanah yang sedikit dimodifikasi untuk mengisolasi hawa dingin agar tidak keluar. Biasanya mereka menggunakan tekhnik ini untuk menyimpan dagangan berupa sayur atau buah-buahan.


Mudah sekali ternyata caranya, mari kita buat

Bahannya:
  • Satu pot tanah diameter agak besar
  • Satu pot tanah diameter kecil
  • Pasir
  • Kain/baju bekas

Gampangkan bahannya. Kalau tidak salah saya hanya menghabiskan Rp 20.000,- untuk membeli pot, selebihnya memanfaatkan barang disekitar kita.

Cara membuatnya juga guampang banget!
  • Siapkan pot yang besar, isi pasir didasar pot tipis saja
  • Masukkan pot diameter kecil ke dalam pot besar tadi
  • Penuhi sisi-sisinya dengan pasir
  • Siram pasir dengan air perlahan-lahan hingga pasir basah semua
Sudah selesai deh.... masukkan sayur atau buah kedalamnya, tutup dengan kain/baju bekas yang telah dicelup air.

Cara kerjanya mirip dengan termos, cuma ini menggunakan pasir sebagai media isolasi hawa dingin. Menurut sumber disini, suhu didalam pot bisa mencapai 15C

Ini punya saya, saya coba masukkkan aqua gelas.



Dan aquanya pun berembun! Cocok sekali buat para anak kost yang ingin minuman ringan dingin.

Tapi ingat tekhnik ini hanya berjalan ketika cuaca panas, jika cuaca dingin/hujan maka tekhnik ini tidak akan berjalan karena suhu didalam pot sama dengan suhu diluar pot.
Jangan lupa untuk menyiram pasir setiap hari sekali.

Jual Benih Sayur Eceran Rp 1.000  

Kamis, 21 Februari 2013

Selat Solo Mbak Lies

Masih edisi bersama Tim Horeg kemarin, setelah cuapeknya muter2 bonbin kita memutuskan untuk cari makanan yang segar. Apalagi kalau bukan selat?

Pilihan pun jatuh ke warung mbak Lies daerah Serengan Solo yang sudah langganan masuk tipi nasional.



 
daftar pesanan murah2 lo...

dinding penuh dengan piring keramik bertuliskan tanda-tangan artis/pejabat yg mampir

pesanan datang



 warung selat atau toko piring? he3x

Sistem Budidaya Lele (2)

Pakan, biaya terbesar budidaya lele adalah pakan. Saya tidak bisa membantah itu.
Kurang lebih 60% biaya pakan menyita alokasi dari total biaya budidaya lele ini. Itulah kenapa kita harus sangat berhati-hati dalam pengelolaan pakan, karena jika salah hitung maka kegagalan budidaya sudah didepan mata (halah!)

Sebelum lebih jauh saya akan menjelaskan satu istilah yang akan saya gunakan nanti, biar tidak bingung.

FCR, apa itu FCR? FCR adalah singkatan dari Food Conversion Ratio. Yang dimaksud FCR disini adalah perbandingan pakan yang dimakan ikan dengan pakan yang diserap tubuh ikan, istilah kasarnya "perbandingan pakan yang dibuang dan yang menjadi daging".

Setiap ikan makan maka ada beberapa bagian yang terbuang, terbuang menjadi kotoran maupun tenaga untuk bergerak. FCR yang ideal adalah 1:1, artinya pakan 1kg menjadi berat tubuh 1kg.

Apakah mungkin? Mungkin tapi tidak gampang untuk mewujudkannya, diperlukan pola makan yang benar dan bantuan probiotik agar pencernaan ikan bisa menyerap semua pakan yang diberikan. Mari kita bahas perlahan-lahan.

Pelet, inilah tersangka utama kenapa biaya pakan membengkak. Harga pelet yang terus naik! he3x
Terakhir kemarin saya beli satu sak (30kg) pelet 781-1 kualitas baik seharga Rp 245.000,-, itu berarti naik Rp 6.000,- dari harga terakhir...hufft

Oh iya, sesuaikan ukuran pelet dengan umur ikan karena bukaan mulut yang kecil tidak akan muat kalau disuruh menelan pelet yang besar. Biasanya diawal tebar saya memakai PF-1000 untuk ukuran benih 5-7cm, dilanjut dengan 781-1, 781-2, dan 781-3.

Mari kita sedikit kalkulasi kebutuhan pakan dari awal sampai panen, dengan asumsi full pelet kualitas terbaik.

Ukuran ideal ikan dipasar adalah 8ekor untuk 1kg lele, misal anda ingin panen 100kg dikolam anda berarti ini perkiraan kasar total modal bibit+pakan yang dibutuhkan.


Target 100kg = 8ekor x 100 = 800 ekor benih yg harus anda siapkan.

800 ekor benih ukuran 5-7cm @Rp 120,- = 800 x Rp 120 = Rp 96.000,-

Asumsi FCR 1:1 berarti kita butuh 100kg pelet untuk target panen 100kg lele.

Pakan awal PF-1000 satu sak/10kg = Rp 126.000,-
Pelet 781-1 satu sak/30kg = Rp 245.000,-
Pelet 781-2 satu sak/30kg = Rp 241.000,-
Pelet 781-3 satu sak/30kg = Rp 236.000,-

Total Pelet = 100kg
Total biaya pelet = Rp 848.000,-

Total = benih + pelet = Rp 96.000 + Rp 848.000 = Rp 944.000,-

Jika 800 ekor tadi dalam 3 bulan (umur layak panen) tidak ada yang mati dan semua ukuran sama maka harga jual 100kg ikan (asumsi 1kg lele Rp 11.500,-) adalah 100kg x Rp 11.500 = Rp 1.150.000,-

Berarti keuntungan anda Rp 1.150.000 - Rp 944.000 = Rp 206.000,- selama 3bulan!

Mohon maaf bila harga pelet dan harga jual salah, karena saya belum update lagi :)

Sedikit? ya memang susah kalau hanya mengandalkan full pelet pabrik
Padahal faktor kematian lele, beda ukuran, FCR, biaya obat, biaya penyusutan konstruksi kolam, dll belum dimasukkan.

Mari kita bahas sedikit cara agar kita menghemat pakan agar bisa mendapat keuntungan, dan bisa panen seperti yang diharapkan.

Manajemen ransum harian, ilmu ini saya dapat dari om Eddy Santoso. Alih-alih memberikan pakan secara adlibitum (sampai kenyang), beliau menyarankan saya agar mengontrol pakan harian lele agar FCR terjaga.

Berikut pedoman ransum harian dari beliau
Hari ke 1-30 : 3% bobot populasi
Hari ke 31-60 : 2,75% bobot populasi
Hari ke 61 up : 2,5% bobot populasi

Pertambahan 5% ransum harian untuk hari berikutnya

Bagaimana mengetahui bobot seluruh populasi kolam? Kita harus melakukan sampling dengan mengambil beberapa ikan dikolam, menimbangnya dan mengalikan dengan jumlah total ikan yg ada dikolam.

Misal jika total bobot populasi adalah 1kg maka,
Hari ke-1 : 1 kg x 3% = 30 gr
Hari ke-2 : 30 gr + (5% x 30gr) = 31,5 gr
Hari ke-3 : 3,15 gr + 5% =33 gr
dst...

Ketika sudah masuk hari ke 10 lakukan sampling lagi untuk mengontrol berat populasi, ulangi lagi tiap 10hari.

Awalnya saya takut karena 30 hari pertama pakan yg dihabiskan baru sedikit, saya takut tidak bisa mencapai target. Tapi lama kelamaan dengan bertambahnya persentase, maka target akan tercapai. Lebih praktis anda memakai aplikasi excel untuk menghitung ransum harian sampai hari ke 90.

catat semua ransum harian untuk dokumentasi

Pemberian probiotik, fermentasi pakan yg akan diberikan dengan probiotik agar pakan lebih mudah diserap oleh sistem metabolisme ikan. Saya masih memakai produk dari Bioku Fish yg bisa didapat ke om Eddy Santoso, Bioku Fish berguna untuk menyempurnakan pencernaan ikan dan meningkatkan FCR, menekan pertumbuhan bakteri merugikan, dan otomatis jika ikan sehat akan membuat masa panen sesuai target.



Aplikasi Bioku Fish untuk pelet
  • Timbang Pelet sesuai kebutuhan utk 1 s/d 2 hari.
  • Ukur volume BIOKU Fish dan volume air sesuai pada keterangan produk (2,6 cc BIOKU Fish + 30 cc air, untuk 1 kg pakan).
  • Campurkan BIOKU Fish dengan air pada hand spayer, kocok hingga rata.
  • Persiapkan alas dan atur pelet tipis rata diatasnya disemprot dengan larutan BIOKU Fish.
  • Semprotkan larutan BIOKU Fish rata pada pelet, aduk pelet bila perlu.
  • Masukkan pelet pada wadah terbuka.
  • Simpan pelet di tempat teduh dan kering serta terhindar dari jangkauan tikus
  • Penampilan pelet setelah 24 jam fermentasi dengan BIOKU Fish. Bentuk / struktur masih utuh, bau tetap menyengat khas pelet.
  • Penampilan pelet setelah 48 jam fermentasi dengan BIOKU Fish. Bentuk / struktur masih utuh, bau tetap menyengat khas pelet, ada sedikit bau harum.
Setelah itu bisa langsung diberikan ke ikan.

makaannnnn....!!!


Pakan tambahan, masih dari ilmu yang saya baca, pemberian pakan tambahan maksimal 30% dari total kebutuhan pakan sampai panen. Karena nutrisi dan protein pakan tambahan tidak akan bisa menggantikan nutrisi dari pelet pabrikan.

Pakan tambahan dapat berupa azolla, kayu apu, roti bs, sosis bs, dll
Tidak disarankan untuk memakai kotoran hewan karena dari segi etika tidak baik bagi budidaya lele, lagipula kohe adalah sisa-sisa makanan yg sudah diserap nutrisinya oleh perut hewan. Apalagi yang bisa diharapkan kandungan dari kohe?

Saya lebih memilih antara azolla atau roti, untuk azolla bisa dicari di sawah terdekat dan roti bs bisa dicari ke pabrik roti yang ada didaerah anda. Saya dapat murah, cuma Rp 1000,- per kilo.




Ribet? Emberrr...siapa bilang budidaya lele gampang? he3x

Hufftt....capek saya, semoga sedikit yang bisa saya berikan ini bisa menambah catatan bagi anda dan lele anda dikolam. :)


Jual Benih Sayur Eceran Rp 1.000  

Rabu, 20 Februari 2013

Ada Apa Dengan Selada Saya?

Ada apa dengan selada aquaponic saya ya?

Tumbuhnya subur sih, tapi kok jangkung2 kayak gini? Apa karena terlalu berdekatan jaraknya atau karena suhu Solo yang tidak cocok?

Oh iya, rasanya pun beragam. Ada yang enak ada yang pahit, setahu saya kalau pahit itu karena panas berlebihan atau PH yang tidak cocok.

Ah.....pusing saya :tepok_jidat:



Taman Satwa Taru Jurug

Siang tadi sebetulnya tidak ada acara khusus ke bonbin, tapi pas jalan-jalan bertiga dengan Tim Horeg Erlanda Alfian dan Frans tiba2 terbesit pertanyaan

"Eh, udah berapa lama gak ke bonbin Jurug nih?"

Dan rata-rata kita terakhir jaman SD pergi ke bonbin! Itu berarti hampir 13tahun yang lalu!

Akhir kata siang sampai sore tadi kita jalan-jalan ke Taman Satwa Taru Jurug tercinta (tiketnya cuma 8ribu lo..)








Batavia Arrack van Oosten

Menarik melihat gambar berikut di website tetangga.


Kalau melihat labelnya jelas ini produk jaman kita masih dijajah Meener Belanda, tapi produksi daerah mana ini?  Melihat dari bermacam-macam resep 'oplosan'nya sepertinya disana cukup digemari.

Pulau jawa punya banyak produk daerah untuk alkohol, yang tertulis hanya Sugarcane Spirits Specialty. Apakah ini Ciu produksi salah satu kota di Jawa Tengah?



Ahh...sayang saya belum pernah pegang minuman berlabel Batavia Arrack van Oosten ini.

Kalau memang ini Ciu, sedikit saja mencium aroma sisa dibotolnya pasti saya langsung kenal he3x

Selasa, 19 Februari 2013

Tikus!

Akhirnya kucing saya berguna juga, ho3x




Ternyata kucing kalau makan galak juga ya, gak mau diganggu....persis kayak saya he3x
Nih saudaranya aja ampe gak berani mendekat, cuma lihat dari jauh


Sistem Budidaya Lele

Oke, mari kita bahas ke sistem yang paling sulit di Aquaponic. Sistem Budidaya lele.
Saya sendiri masih pemula, jadi mungkin pembahasan saya ini kurang lengkap. Mohon dimaklumi he3x

Lele atau dalam bahasa ilmiahnya Clarias adalah ikan yang hidup di air tawar, lele tidak mempunyai sisik layaknya ikan kebanyakan. Sebagai gantinya lele mempunyai lendir, untuk mempertahankan diri dari serangan penyakit. Ini pula kenapa masyarakat suka mengkonsumsi lele, karena tidak perlu repot membersihkan sisik.

Lele adalah hewan nocturnal yaitu aktif mencari makan dimalam hari. Lele dapat bertahan pada suhu 25-28C dan dengan kondisi air yang buruk. 

Tapi ingat jangan terkecoh dengan kalimat tersebut, banyak petani pemula yang terkecoh dengan kata-kata di buku atau internet yang menyebutkan bahwa "Lele bisa bertahan hidup di kondisi air yang buruk".

Kebanyakan mereka memakan mentah-mentah pendapat tersebut padahal ada kata yg saya tebalkan diatas, benar lele bisa hidup di kondisi air yang buruk tapi kondisi tersebut tidak akan maksimal untuk pertumbuhan lele sendiri.

Dari cerita teman2 saya yang gagal dalam budidaya lele, kebanyakan mereka lupa bahwa lele juga perlu dirawat dengan baik agar tumbuh sehat dan bisa panen sesuai harapan.

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam budidaya lele antara lain:
  • Kualitas Air
  • Benih
  • Pakan
Minim 3 hal tersebut harus kita kelola dengan baik, mari kita bahas satu-persatu

Kualitas Air
Kualitas air berpengaruh besar dalam sistem budidaya lele, ada banyak faktor yang harus dipahami . Tapi kali ini saya akan mengambil garis besarnya saja yaitu suhu, PH, kadar oksigen, dan kadar amoniak.

Suhu ideal untuk lele berkisar antara 25-32C, anda bisa melihatnya dengan membeli termometer air di toko peralatan terdekat. Harganya cuma sekitar Rp 15.000,-, termometer ini sangat penting jika cuaca sedang tidak menentu. 
Terkadang jika sedang peralihan musim, suhu siang dan malam hari sangat ekstrim. Jika siang hari cuaca sangat tinggi lalu tiba2 hujan, suhu air kolam yang masih panas tidak akan bisa mengimbangi suhu udara yang mulai dingin. Akibatnya terjadi destrasifikasi suhu, karena kerapatan air hangat lebih rendah dari air dingin maka air hangat akan naik keatas dan terjadi pengadukan yang bisa mengakibatkan penurunan kualitas air di seluruh kolam air. Destratifikasi yang mendadak diikuti konsentrasi DO rendah bisa berakibat kematian total ikan budidaya.
Untuk mengatasi jika cuaca tidak bersahabat bisa dibantu dengan aerasi atau penambahan oksigen ke kolam.

PH ideal untuk ikan adalah 7-8, bila PH dibawah 7 atau 8 akan berdampak buruk bagi ikan. Penurunan PH biasanya terjadi karena air hujan, untuk mengatasinya bisa dengan menabur garam krosok. Tapi lebih baik konstruksi kolam memakai atap dari plastik.

Kadar Oksigen, semua makhluk hidup membutuhkan oksigen, walaupun lele dapat mengambil oksigen dengan naik ke permukaan air tapi jika tebar padat kita tinggi (diatas 100 ekor/m) disarankan untuk menambah kadar oksigen. Kadar oksigen bisa ditambah dengan aerator atau percikan air.

Kadar Amoniak, faktor satu ini sering dilupakan, biasanya karena faktor "Lele bisa bertahan hidup di kondisi air yang buruk" tadi he3x. Jangan lupa setiap lele makan maka mereka juga mengeluarkan feses atau sisa kotoran. Sisa kotoran dan sisa makanan ini jika dibiarkan akan mengendap dan membentuk amoniak yang menjadi racun bagi lele. Lakukan pembuangan air dasar kolam setiap 3-5 hari sekali, jika padat tebar tinggi maka lakukan tiap hari sekali atau dua kali.
Konstruksi kolam juga harus mempertimbangkan untuk bisa melakukan pembuangan dasar kolam (siphon), malah bagi saya wajib hukumnya membuat lubang siphon. Berikut konstruksi kolam yang ideal menurut saya, namanya konstruksi central drain. Ada lubang pembuangan air hujan dan lubang siphon. 

Supaya lebih jelas, ini ada video dari para petani yang memakai metode super intensif sistem boster.


Lihat dari menit ke 01:10, begitu lubang siphon dibuka maka air yang mengandung kotoran lele akan otomatis naik keluar.

Probiotik, pemberian probiotik sangat penting sebagai pengatur kualitas air kolam. Probiotik berfungsi sebagai dekomposisi sisa-sisa pakan dan kotoran ikan yang tidak terbuang, mengurangi bau kolam, meningkatkan pertumbuhan plankton, mengurangi penyakit white spote. Saya biasanya pakai Beka Fish organik, bukan bermaksud promosi tapi dari berbagai produk yg saya pakai memang Beka Fish yang paling cocok.
Beka fish bisa didapatkan di tempat om Eddy Santoso



Jadi...apa yang harus saya lakukan pertama kali dikolam lele saya?

Kalau saya biasanya
  • Cuci terpal
  • Isi air
  • Tebar garam krosok, tunggu 1 hari 
  • Beri Methyl Blue sebagai pencegah white spot, tunggu 3 hari
  • Setelah 3 hari lalu beri Beka Fish, 1 sendok untuk 1 m2 dan biarkan selama 1 minggu
Jika kolam sudah mulai berwarna kehijauan berarti benih lele siap ditebar.

Sekian apa yang bisa saya share, tentu tidak begitu sempurna karena saya masih pemula di budidaya lele ini.

Untuk penjelasan tentang pakan dan benih akan saya bahas di post selanjutnya, terimakasih :)

Jual Benih Sayur Eceran Rp 1.000  

Senin, 18 Februari 2013

Cat People

Saya sebetulnya bukanlah seorang 'cat people', jika disuruh memilih saya lebih memilih anjing sebagai teman sehari-hari. Kucing tidak pernah mau datang ketika dipanggil (kecuali jika mendengar dentingan piring), tidak pernah betah dirumah, cuma bisa tidur saja kerjaannya

Tapi karena situasi kampung dan tetangga kanan-kiri yang tidak memungkinkan, saya tidak pernah lagi memelihara anjing.

Kira-kira 2 minggu yang lalu, ada kucing yang wira-wiri dikebon saya mencari tikus. Kebetulan sekali saya lagi pusing mengusir tikus-tikus segede gaban di rumah saya. Iseng saja saya kasih makan kucing itu, saya dekati, saya gendong......eh, la kok nurut

Akhirnya setelah 3-4 hari kucing tersebut membawa oleh-oleh buat saya, dua anak kucing yang imut dan lucu!



Ahhh....apa yang bisa saya tolak jika melihat dua mata polos diatas?

Vertikultur Dengan Botol Bekas

Sebulan yang lalu teman saya Leonardo Bayu memposting sebuah gambar di halaman FB nya, gambar itu adalah gambar vertikultur menggunakan botol plastik.



Teman saya ini memang suka sekali memposting tentang terobosan atau ide2 baru tentang disiplin ilmu apa saja. Maklum beliau lulusan Akademi ternama di kota saya, bahkan dia sukses mencamtumkan namanya di Djarum Black Inovation Award

Akhirnya karena status pengangguran saya yg banyak sekali waktu luang, saya iseng aja buat seperti gambar diatas he3x

Bahannya:
  • Botol plastik mineral 30pcs seharga Rp 11.500
  • Bambu bekas bangun kolam aquaponic saya
  • Tali tambang plastik seharga Rp 400,- per meter
  • Solder, pinjam tetangga he3x
Bolong sana.....bolong sini...ikat sana...iket sini....tabur benih sawi
Dan jadi deh Vertikultur dadakan saya, jelek sih awalnya. Nenek saya sampai heran saya buat apa, he3x



Setelah 30 hari...


Indomie saya manaaaa.....Indomieeee...


Sistem Hydroponic

Dalam Aquaponic ada 2 sistem yang berjalan yaitu aquaculture atau sistem budidaya ikan dan hydroponic atau sistem budidaya tanaman tanpa tanah.

Kali ini saya akan membahas sistem hydroponic terlebih dahulu, karena relatif lebih mudah dan simpel.

Di sistem ini kita tidak akan membahas suhu air, PH air, atau larutan nutrisi. Karena semua itu nanti akan dipenuhi dalam sistem budidaya ikan, itulah bedanya aquaponic dengan hydroponic biasa. Kalau hydroponic kita akan mengatur suhu air, PH, dan larutan nutrisi untuk tanaman.

Bahan-bahan konstruksi yang saya pakai adalah:

-Plastik lembaran
Plastik ini dapat dibeli ditoko bangunan, harganya saya lupa tapi lumayan murah. Lebar satu meter jika digunting bisa menjadi 2meter, karena bentuknya mirip sarung he3x
Jika ukuran grow bed kita 1x4m dengan ketinggian air 15cm berarti kita butuh paling minim lebar plastik 1m+15cm+15cm= 1,3m. tentu itu harus kita beri lebih untuk melipat disisi luar, ambil saja yg ukuran standard dijamin masih sisa plastiknya :)

-Styrofoam
Styrofoam ini fungsinya sebagai floating raft atau rakit apung bagi tanaman kita, saya perlu rakit apung karena saya memakai model deep water culture (DWC). Harganya murah, untuk 1x1m hanya Rp 12.000,- styrfoam bisa dilubang dengan solder atau kawat untuk tempat pot nanti.
Apa itu DWC? Apa keuntungan dan apa saja model hydroponic? Bisa dilihat di sini

-Paranet
Paranet ini penting karena saya tinggal di Solo yang intensitas cahaya matahari sangat tinggi, suhu juga luamyan panas. Agar tanaman tidak kering dan mati perlu ditutup paranet. Belinya di toko pertanian atau tanaman hias terdekat. Pasang diatas grow bed.

-Aerator
Aerator juga wajib karena hydroponic adalah sistem pertanian tanpa tanah, maka akar tanaman membutuhkan oksigen untuk mencegah pembusukan akar. Saya sarankan ambil yang silent mode walaupun agak mahal untuk mencegah bising yg mengganggu tetangga. Mungkin sekitar Rp 40 - Rp 50 ribuan.

-Cup agar-agar
Hydroponic biasanya memakai mini pot buatan pabrik, tapi untuk menghemat dana kita bisa memakai cup agar-agar yang banyak tersedia di toko roti. Harganya miring sekali, cuma Rp 100,- per biji. Lubangi bawahnya dengan solder

-Pasir malang
Media untuk tanaman bisa memakai busa, rockwool, atau pasir malang. Saya memilih pasir malang karena lebih mudah didapat dan murah, setengah karung Rp 8.000,- saja. Dulu pernah coba pakai busa untuk sofa tapi pertumbuhan tidak maksimal, akar tidak bisa menembus ke bawah dengan leluasa. Untuk rockwoll harganya agak mahal dan harus pesan dulu.


Jadi setelah semua terpasang, tinggal beli benih dan semai diatas pasir malang. Begini bentuknya setelah 1 bulan :)




Jual Benih Sayur Eceran Rp 1.000

Ulang Tahun Solo ke 268

Selamat Ulang Tahun Solo ke 268

Sayang sekali tanggal 17 Februari kemarin saya tidak bisa jalan2 untuk melihat perayaan HUT Solo yang ke 268, padahal saya paling doyan kalau jalan-jalan lihat yang rame-rame. Jadi saya share saja potret kota Solo yang berhasil saya kumpulkan setahun ini.

I Love Solo



 Sendratari Matah Ati

 
 Sekaten

 
Ombak Banyu - Sekaten
Solo Batik Carnival

Keraton Kasunanan  Surakarta


Pasar Barang Antik Solo


Mari berkunjung ke Solo :)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...